Sponsors Link

8 Cara Mencegah Radang Paru Paru Pada Anak

Sponsors Link

Negara pada benua asia khususnya Indonesia ini memiliki pergantian musim yang tidak menentu. Menurut BMKG, mulai bulan Oktober sampai Maret Indonesia akan mengalami musim hujan. Yang artinya tingkat penderita gangguan paru-paru akan meningkat di antara bulan tersebut. Namun, bukan berarti selain bulan itu tidak ada penderita gangguan paru-paru.

ads

Terkadang musim hujan ini juga datang sebelum bulan Oktober dengan diselingi panas terik pada beberapa hari selanjutnya. Musim ini biasa disebut dengan pancaroba, dimana terjadinya pergantian musim dari musim kemarau ke musim hujan. Berdasarkan survey Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, pada musim pancaroba tingkat penderita gangguan paru-paru khususnya anak-anak lebih banyak dari pada saat musim hujan. Hal ini menyebabkan banyak orangtua khawatir dengan kondisi fisik sang anak.

Gangguan paru-paru yang paling umum di derita anak-anak adalah radang paru-paruRadang paru-paru meruapakan salah satu gangguan pada paru-paru yang menyerang bagian tertentu paru-paru yang disebut alveolus. Alveolus sendiri merupakan kantong udara yang sangat kecil didalam paru-paru. Penyebab radang paru-paru ini dapat berupa virus dan bakteri.

Kondisi fisik anak yang terbilang sangat mudah terkena penyakit dari pada orang dewasa sangat sering dijadikan faktor utama atas peyebab dari mudahnya anak terkena radang paru-paru.  Maka dari itu, orangtua perlu waspada dan tahu hal-hal apa saja yang bisa dilakukan agar anak terhindar dari penyakit radang paru-paru ini. Berikut terdapat 8 cara mencegah radang paru paru pada anak:

1. Hindari Polusi

Salah satu cara mencegah radang paru paru pada anak adalah dengan cara mengindarkan anak dari polusi sekitar. Terutama untuk anak yang aktif dan tinggal diwilayah perkotaan, polusi menjadi salah satu ancaman yang sangat membahayakan kesehatan anak. Karena polusi membawa banyak bakteri dan virus yang sangat mudah menetap pada tubuh manusia.

Secara tidak langsung, kegiatan anak yang lebih sering dilakuan di tempat penuh polusi dari pada di tempat yang sejuk dan alami akan melemahkan paru-paru anak. Jika hal ini terjadi, orangtua harus siap -siap untuk menanggung akibat bahwa anak akan jatuh sakit karena gagguan paru-paru.

Untuk itu, orangtua diharapkan untuk menghindarkan anak dari polusi. Seperti meminta anak untuk selalu memakai masker ketika keluar rumah atau ketika kontak langsung dengan tempat yang berpolusi tinggi, dan menganjurkan anak untuk tidak bermain ditempat yang berpolusi tinggi. Selain itu, orangtua dapat memberikan media bermain anak yang baru, agar anak tetap seru bermain tanpa harus mendapatkan resiko radang paru-paru karena polusi.

Dengan cara tersebut, anak akan lebih waspada dengan tempat ia biasa bermain. Selain lebih aman, anak akan terhindar dari penyakit radang paru-paru ini.

2. Waspada Perubahan Cuaca

Orangtua yang baik harus mengingatkan anak akan perubahan cuaca yang saat ini sering terjadi dan menjadi salah satu alasan utama anak terkena radang paru-paru. Namun, dengan membekali anak dengan kewaspadaan akan perubahan cuaca, anak akan lebih menjaga diri mengenai kesehatannya.

Sediakan anak payung atau mantel yang dapat digunakan anak ketika panas terik atau hujan. Hal lain yang dapat dilakukan adalah memberi tahu anak mengenai perkiraan cuaca harian agar anak lebih waspada terhadap perubahan cuaca. Jangan lupa membekali anak air minum sendiri agar anak terhindar dari dehidrasi dan organ pernafasnnya tetap sehat.

Sponsors Link

3. Kebersihan Anak

Dunia anak yang menyenangkan terkadang membuat anak itu sendiri lupa dengan kebersihan dirinya. Mereka hanya akan bermain dan bermain setiap saat. Untuk itu, peran orangtua sangat penting dalam menjaga kebersihan anak. Dengan kebersihan yang baik, anak tentunya dapat terhindar dari penyakit radang paru-paru ini.

Salah satu cara untuk menjaga kebersihan anak adalah dengan cara mengawasi anak ketika bermain atau beraktifitas. Tegur anak jika mulai bermain kotor-kotor an atau bermain di tempat yang berderbu. Ganti baju anak ketika baju anak kotor. Dari baju kotor tersebut, jutaan virus dan bakteri akan dengan mudah masuk ke tubuh anak. Selain itu, hindarkan anak untuk bermain hujan-hujanan. Hujan-hujanan dapat membuat anak demam dan terserang radang paru-paru dengan mudah.

4. Asupan Gizi Cukup

Asupan gizi juga salah satu faktor penting bagi anak untuk mempertahankan kesehatan fisiknya. Orangtua yang baik akan memberikan asupan gizi anak yang seimbang dan cukup. Karena banyak sekali buah dan sayuran yang mengandung vitamin dan serat yang dapat meningkatkan kesehatan anak.

Mulailah melatih anak untuk makan buah dan sayur. Karena pada beberapa kasus, anak-anak cenderung kurang menyukai buah dan sayur. Mereka tentu saja menyukai makanan manis, makanan gurih dan cepat saji. Dengan menyeimbangkan gizi anak, anak akan selalu sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit.

Contohnya pada buah berry. Buah berry ini mengandung vitamin yang dapat membantu menjaga kesehatan paru-paru anak. Tidak hanya untuk anak, orang dewasa juga bisa mengkonsumsinya loh.

5. Isirahat Cukup

Kondisi anak yang lelah akan lebih mudah membuat virus dan bakteri masuk ke tubuh anak. Maka dari itu, orangtua diharapkan memberikan anak waktu istirahat yang cukup. Dengan cara menyeimbangkan waktu bermain, belajar dan istirahat, anak akan terhindar dari penyakit radang paru-paru dan penyakit gangguan paru-paru lainnya. Selain terhindar, anak akan selalu sehat, ceria dan semangat dalam beraktifitas.

6. Lingkungan Yang Sehat

Cara mencegah radang paru paru pada anak satu ini tergolong sangat penting. Yaitu dengan memelihara kesehatan lingkungan. Anak yang tumbuh dan berkembang di lingkungan yang sehat dan bersih tentu saja akan memiliki pola hidup dan kondisi fisik yang sehat dan kuat. Sebaliknya, anak yang tinggal di tempat yang kurang sehat dan kurang bersih akan cenderung mudah terkena penyakit.

Oleh karena itu, sebagai orangtua harus memperhatikan lingkungan sang anak tumbuh. Jaga lingkungan sekitar anak untuk tetap bersih dan sehat. Dengan sering melakukan pembersihan rumah seperti mengepel atau menyapu, menghindarkan anak dari kotoran dan asap rokok. Kegiatan bersih-bersih ini juga baik untuk anak sehingga anak terlatih untuk melakukan kegiatan rumah.

Sponsors Link

7. Pemeriksaan Rutin

Cara paling ampuh yang dapat orangtua lakukan untuk tetap menjaga kesehatan dan mencegah anak dari penyaki radang paru-paru adalah dengan secara rutin melakukan cek medis. Meski sedikit merogoh kocek, orangtua dan anak akan lebih tahu pasti kondisi kesehatan anak secara keseluruhan. Hasil cek medis tersebut dapat digunakan orangtua untuk menentukan metode atau cara melindungi anak dari serangan penyakit radang paru-paru.

Cek medis ini juga sebaiknya dilakukan berkala seperti 3 bulan sekali atau 4 bulan sekali. Tujuannya, untuk mengetahui kondisi fisik anak dengan pasti.

8. Beri Anak Pengetahuan

Cara terakhir dan termudah adalah memberikan anak pengetahuan sebanayak-banyaknya mengenai penyakit radang paru-paru ini. Lakukan pendekatan kepada anak mengenai radang paru-paru, penyebab, dan cara menghindarinya. Ceritakan kepada anak gejala  radang paru-paru seperti apa.

Selain menambah pengetahuan anak, anak akan lebih waspada dan dapat berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari penyakit radang paru-paru ini.

Itulah 8 cara mencegah radang paru paru pada anak yang dapat orangtua terapkan. Waspadalah terhadap perubahan kondisi fisik anak. Awasi selalu anak dalam beraktifitas. Apabila anak terkena radang paru-paru, segera cari tahu cara mengobati radang paru-paru tersebut baik secara kimia menggunakan obat maupun mengobati radang-paru-paru dengan herbal.

, ,
Oleh :
Kategori : Radang Paru Paru