Sponsors Link

9 Cara Mengobati Radang Paru Paru Secara Alami yang Wajib Dicoba

Sponsors Link

Banyak orang yang menganggap radang paru hanyalah penyakit yang bisa terjadi pada perokok. Nyatanya radang paru bisa terjadi pada siapa saja. Kondisi ini merupakan kondisi ketika paru-paru mengalami peradangan yang diakibatkan oleh paparan virus dan bakteri. Dalam medis, virus atau bakteri ini menyerang kantung udara di dalam paru-paru yang disebut alveolus.

ads

Mengapa radang paru-paru sangat penting untuk diperhatikan? Fungsi alveolus yang sangat penting jadi penyebab mengapa kita perlu mencermati penyakit radang paru-paru ini. Ia berfungsi untuk menjaga agar oksigen yang masuk ke dalam tubuh cukup. Ibaratnya, ia memastikan paru-paru mendapatkan oksigen yang cukup. Apa yang terjadi jika fungsi ini terganggu? Pastinya kerja paru-paru tidak akan maksimal dan berdampak buruk pada organ paru-paru itu sendiri.

Umumnya, penyakit radang paru-paru disebabkan oleh sebuah infeksi bakteri yang kerang disebut Streptococcus pneumoniae. Biasanya peradangan dimulai dari bagian saluran pernapasan atas. Setelah itu, ia akan masuk atau berpindah ke saluran pernapasan bawah hingga akhirnya menyerang bagian alveolus.

Jenis bakteri memiliki bentuk layaknya sebuah rangkaian rantai. Sesuai dengan namanya dari bakteri tersebut, kata “strepto” memiliki arti rantai. Sementara “coccus” sendiri memiliki arti kata bulat. Perlu diketahui bahwa bakteri yang masuk ke dalam jenis ini tidak mudah mati atau lenyap karena oksigen misalnya sebab mereka bisa bertahan hidup di lingkungan dengan oksigen bahkan tanpa oksigen sekalipun.

Bakteri ini tergolong atau memiliki 20 jenis. Berbagai jenis bakteri tersebut bisa digolongkan ke dalam dua kelompok besar yakni grup A yang bisa kita temukan dengan mudah di permukaan tubuh seperti daerah kulit dan tenggorokan. Sementara pada grup B umumnya bisa ditemukan dalam saluran pencernaan serta vagina. Bakteri yang masuk ke dalam grup B umumnya tak menimbulkan bahaya serius dan biasanya terjadi menyerang bayi dan anak-anak.

Kita juga perlu mengetahui beberapa risiko penyakit radang paru-paru. Orang dengan kebiasaan hidup atau riwayat kesehatan tertentu bisa saja lebih berisiko mengalami penyakit radang paru-paru. Tidak hanya itu, orang dengan karakter berikut ini juga berisiko terkena penyakit paru paru kering Siapa saja yang berisiko mengalami radang paru-paru ini?

1. Perokok aktif maupun pasif

Kandungan zat kimia berbahaya dalam sebuah rokok sangat berdampak buruk bagi seseorang. Tidak hanya orang yang merokok saja, perokok pasif juga berisiko mengalami masalah di paru-paru. Paparan asapnya akan membuat paru-paru seseorang menjadi rusak.

2. Terlalu sering mengonsumsi minuman alkohol

Minuman alkohol yang masuk ke dalam tubuh cenderung merusak sistem metabolisme tubuh. Hal ini membuat seseorang sangat rentan mengalami paparan virus atau bakteri penyebab radang paru-paru.

Sponsors Link

3. Memiliki riwayat penyakit paru

Ada beberapa jenis penyakit paru-paru misalnya flek paru-paru atau memiliki riwayat yang berhubungan dengan sistem pernapasan. Hal ini juga membuat seseorang rentan mengalami radang paru-paru.

4. Memiliki penyakit radang ginjal

Ginjal memiliki fungsi memproses racun dalam tubuh yang bisa kita dapatkan dari polusi udara misalnya. Jika ginjal tak berfungsi dengan baik, maka bukannya tidak mungkin seseorang akan mengalami penyakit lainnya. Apalagi jika orang tersebut terpapar polusi udara atau dekat dengan virus dan bakteri tertentu.

5. Orang yang lanjut usia

Kenapa orang yang lanjut usia jadi berisiko mengalami radang paru-paru? Virus dan bakteri sangat mudah masuk di dalam tubuh orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Begitu pula pada orang yang sudah lanjut usia dan umumnya terjadi pada orang dengan usia 65 tahun ke atas.

6. Ada keluarga yang memliki riwayat radang paru

Penyakit ini masuk ke dalam jenis penyakit yang disebabkan karena faktor keturunan. Maka, jika ada sanak saudara atau keluarga yang terkena radang paru, ada baiknya segera melakukan pencegahan seperti hidup dengan pola hidup yang baik.

7. Bayi dan anak-anak terutama yang baru berusia di bawah dua tahun

Hampir sama dengan orang-orang yang sudah lanjut usia. Anak-anak di usia ini juga rentan mengalami radang paru-paru. Sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna membuat mereka lebih berisiko terkena paparan virus dan bakteri.

8. Penderita HIV atau penyakit kronis lainnya

Beberapa penyakit kronis yang banyak dialami orang seperti kanker dan jantung juga menyebabkan risiko radang paru-paru. Virus dan bakteri yang mudah masuk membuat orang yang mengalami penyakit kronis tersebut mengalami masalah paru-paru yang lebih serius

Berbagai faktor risiko radang paru yang cukup banyak membuat jumlah penderitanya juga tidak bisa dibilang sedikit. Dilansir dari data Badan Kesehatan Dunia atau WHO, sebanyak 1,1 juta kasus radang paru-paru yang berujung pada kematian. Tidak hanya pada orang dewasa saja, anak-anak juga berisiko mengalami kondisi ini. Sementara menurut Kementerian Kesehatan, sebanyak 24% dari kasus kematian anak-anak disebabkan oleh penyakit radang paru-paru.

Maka penting bagi kita untuk mengetahui cara mengobati radang paru paru. Apalagi jika sudah di tingkat tertentu, penyakit ini sudah masuk kategori kronis dan dapat berisiko pada kematian. Nah kita bisa menggunakan beberapa bahan alami yang dipercaya sebagai cara mengobati radang paru-paru. Apa saja obat-obatan alami tersebut?

ads

1. Kulit Manggis

Kulit manggis mengandung senyawa Xanthone yang bersifat sebagai zat anti-oksidan. Zat jenis ini memiliki khasiat untuk melawan radikal bebas. Radikal bebas biasanya mengandung bakteri dan virus yang berisiko masuk ke dalam tubuh kita. Selain itu, kandungan zat ini bisa berfungsi sebagai zat yang dapat menangkal virus, peradangan dalam tubuh, bakteri, plasmodial serta dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Jenis zat alami yang ada di dalam kulit manggis ini akan mengatasi berbagai penyakit yang disebabkan oleh peradangan termasuk radang paru-paru termasuk penyakit yang jadi penyebab pleuritis. Dengan bantuan zat Xanthone, organ paru-paru yang meradang dapat berfungsi dengan normal seperti sedia kala.

2. Daun Sirsak

Kita bisa memanfaatkan daun sirsak sebagai obat alami untuk mengobati radang paru-paru. Di dalam tumbuhan ini terdapat berbagai zat penting untuk mengatasi radang paru-paru seperti fruktosa, kalsium, protein, lemak, zat besi, vitamin A, vitamin B dan fosfor. Selain itu, daun sirsak juga mengandung senyawa yang bisa melawan bakteri seperti senyawa asetogenin, tanin, alkaloida dan fitosterol. Seluruh kandungan dalam daun sirsak sangat baik untuk mengatasi peradangan.

3. Daun sambiloto

Tanaman herbal ini juga mengandung zat yang dapat menangkal tubuh dari peradangan. Kandungaan senyawa tanin dalam daun sambiloto sangat baik untuk melindungi tubuh dari serangan bakteri. Sifat anti-inflamasinya sangat baik bagi tubuh terutama paru-paru untuk menjaga agar tidak menjadi radang.

Selain itu ada pula senyawa mustilago yang jika sudah bertemu dengan air, akan membentuk cairan kental. Hal ini berfungsi untuk melindungi organ tubuh dari iritasi serta peradangan. Jadi, kita bisa menggunakan daun sambiloto sebagai salah satu obat tradisional guna sebagai cara mengobati radang paru-paru.

Tak hanya berbagai obat-obatan alami di atas saja, kita juga bisa berobat kepada dokter dengan mengonsumsi berbagai obat anti-radang atau antibiotik yang berfungsi menghancurkan atau mengurangi paparan virus dan bakteri di dalam paru-paru agar radang paru-paru tidak terjadi berkelanjutan.

Selain berbagai cara mengobatinya, kita juga perlu mencegah atau mengurangi risiko terjadinya radang paru-paru. Tentu saja pola hidup sehat sangat dibutuhkan akan hal ini. Jangan sampai akibat pola hidup yang buruk membuat kita malah berisiko mengalami radang paru-paru. Berikut cara mencegah radang paru-paru yang bisa kita lakukan:

1. Olahraga teratur dan mengatur aktivitas kita sehari-hari

Olahraga yang teratur perlu diimbangi dengan istirahat yang cukup. Kurangi kebiasaan begadang apalagi melakukan kebiasaan seperti merokok atau mengonsumsi alkohol. Pola hidup yang sehat seperti ini akan membantu tubuh lebih kuat sehingga tidak mudah terserang bakteri.

2. Menerapkan pola makan juga yang sehat

Banyak orang khususnya di perkotaan tidak memerhatikan asupan gizinya. Mereka cenderung mengonsumsi makanan berlemak atau fast food yang buruk untuk kesehatan. Padahal penting bagi kita untuk mencukupi asupan makanan yang sehat dan didapatkan dari berbagai macam jenis sayuran dan buah. Anti-oksidan dan aneka vitamin dalam sayur dan buah sangat baik menjaga tubuh agar tetap fit.

3. Rajin mencuci tangan

Salah satu kebiasaan baik yang sering terlewatkan adalah menjaga kebersihan diri sendiri. Perpindahan virus dan bakteri sangat mungkin terjadi jika kita tidak menjaga diri sendiri. Mencuci tangan bisa jadi cara untuk mencegah dan menghindari adanya perpindahan kuman dari satu orang ke orang lain. Apalagi jika di dekat kita ada yang sakit, menghindari penularan bisa dilakukan dengan cara mencuci tangan. Cara ini juga baik dilakukan untuk mencegah berbagai penyakit serius karena bisa menjadi hal yang menyebabkan TBC menular pada anak

Sponsors Link

4. Tutup mulut ketika sedang batuk atau bersin

Penyakit yang disebabkan virus dan bakteri apalagi di saluran pernapasan sangat mudah pindah melalui udara. Maka sangat kita sedang flu, batuk ataupun bersin-bersin, ada baiknya menjaga diri kita dengan menutup mulut. Atau ketika sedang berada di luar ruangan, kita bisa menjaga diri kita dengan menggunakan masker. Hal ini menjadi cara tepat melindungi diri dari paparan virus dan bakteri yang ada di sekitar kita.

5. Buang tisu yang sudah dipakai di tong sampah

Saat membuang lendir atau saat batuk, kita biasanya menggunakan tisu. Namun, tisu tersebut sebaiknya jangan main di sembarang tempat. Sisa lendir atau sisa batuk kita bisa terpapar oleh udara dan dapat dengan mudah pindah ke orang lain.

6. Segera memeriksakan diri jika sudah mengalami gejala

Saluran pernapasan yang terinfeksi akan menimbulkan berbagai gejala misalnya batuk-batuk atau sesak napas. Begitu mengalami gejala tersebut ada baiknya kita langsung memeriksakan diri agar kondisi tidak semakin parah dan dapat menularkan ke orang lain.

Itu dia berbagai cara mengobati radang paru-paru serta bagaimana kita untuk mencegahnya. Sebisa mungkin kita menjaga diri kita agar tidak terpapar virus dan bakteri yang menyebabkan penyakit serius seperti radang paru-paru ini. Apalagi jika kita sudah memiliki gejala yang umum terjadi misalnya sesak napas, batuk-batuk, menurunnya nafsu makan atau timbul nyeri. Kita yang berisiko seperti perokok dan punya pola hidup yang buruk sebaiknya mewaspadai serta melakukan berbagai pencegahan.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Radang Paru Paru