Sponsors Link

12 Ciri Ciri Paru Paru Bocor Pada Bayi yang Wajib Ibu Ketahui

Sponsors Link

Dalam istilah kesehatan, definisi pneumotorax dapat diartikan sebagai sebuah keadaan dimana bagian rongga dada seorang pasien terisi udara, kelainan yang dimiliki pasien yang mengalami pneutorax antara lain udara tidak tersirkulasi secara sempurna di dalam paru – paru dan mengalami kebocoran sehingga justru mengisi rongga dada. Ciri- ciri paru – paru bocor pada bayi sangatlah penting untuk diketahui oleh ibu sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi.

ads

Sistem pernafasan manusia khususnya pada paru – paru yang menggunakan sistem tekanan udara di luar dan tekanan udara di dalam apabila tidak bekerja dengan semestinya karna adanya kebocoran akan menimbulkan dampak gejala pneumotoraks pada kesehatan yang mematikan, apalagi terhadap bayi dan balita.

Kebocoran paru – paru pada bayi biasanya terjadi saat 24 hingga 36 jam pertama setelah kelahiran. Tidak semua bayi mengalami paru – paru bocor secara spontan, pada beberapa pasien, gejala pneumotoraks terjadi secara berkala dengan intensitas yang terus bertambah setiap harinya.

Ciri Ciri Paru Paru Bocor Pada Bayi

Tingkat kerawanan paru – paru bocor pada bayi tergantung seberapa cepat penangannan diberikan, letak dari kebocoran itu sendiri dan seberapa besar kebocoran tersebut terjadi. Penyebab dari gangguan pneumotorax dapat dikarenakan oleh berbagai hal, salah satunya adalah penggunaan mesin pernafasan yang diberikan pada bayi dengan gangguan atau cara mengatasi kelainan pada paru – paru.

Meconium aspiration bisa menjadi sebab lain dari timbulnya pneumothorax atau keadaan kelainan pada pernafasan bay khususnya paru – paru akibat dari udara yang terperangkap di dalam paru – paru saat bayi mencoba bernafas di dalam rahim, hal ini mengakibatkan pembesaran pada paru – paru dan memungkinkan terjadinya pneumotoraks.

Berikut adalah beberapa ciri dari bayi yang menderita paru – paru bocor, antara lain adalah :

  1. Kulit berwarna Pucat dan Terdapat Lebam

Karna pneumothorax dapat mengakibatkan perubahan kandungan udara di dalam bagian pembuluh darah arteri, hal ini kemudian menimbulkan ruam dan warna kulit yang pucat akibat dari peredaran darah yang tidak stabil. Pembuluh darah arteri sendiri dapat diartikan sebagai bagian pembuluh vena yang berfungsi membawa darah dari jantung menuju ke seluruh tubuh.

Bocornya paru – paru dapat mengakibatkan berubahnya kandungan udara di dalam darah yang diangkut dalam pembuluh arteri, sehingga berakibat pada banyak sedikitnya oksigen atau karbon dioksida yang mampu diedarkan ke seluruh tubuh.

  1. Perubahan dan kesulitan Menemukan Letak Suara Lambung atau Detak Jantung

Bayi yang mengalami pneumotorax, akan cukup susah dideteksi suara lambung dan detak jantungnya ketika menggunakan stetoskop. Suara detak jantung tersebut bisa berpindah sesuai dengan tempat kebocoran udara yang terjadi. Kesulitan dalam menemukan suara detak jantung tersebut juga diakibatkan oleh terhalangnya suara detak jantung dengan udara yang terperangkap di dalam rongga dada.

Berubah – ubah karna posisi kebocoran atau udara yang terperangkap di dalam rongga dada bisa berpindah dari satu bagian ke bagian lain. Hal ini karna udara memiliki sifat mampu mengisi ruang dengan mudahnya. Jadi, dokter akan mampu mendeteksi dengan sangat mudah seorang pasien mengalami gejala pneumotoraks atau tidak hanya dengan mendengar perubahan letak suara lambung dan jantung.

Sponsors Link

  1. Akan Susah Mendengar Suara Bernafas Bayi

Bahkan jika dengan menggunakan stetoskop, mendengarkan suara yang dihasilkan dari pernafasan bayi sangatlah susah pada mereka yang menderita pneumotorax. Kebocoran pada bagian paru – paru akan membuat udara mengisis rongga dada dan sistem pernafasan tidak berjalan semestinya, hal inilah yang membuat dokter akan kesulitan mendengar suara pernafasan pada bayi dengan gangguan paru – paru bocor.

  1. Iritasi

Iritasi dapat terjadi karna terganggunya sistem peredaran darah dalam tubuh bayi akibat dari bocornya paru – paru sebagai tempat pertukaran udara dalam darah.

  1. Gelisah

Akibat lain dari kebocoran pada paru – paru akan membuat bayi mengalami gejala gelisah karna pernafasannya yang terganggu. Bayi normal bahkan bisa menderita paru – paru bocor bahkan setelah pada jam – jam pertama didiagnosis baik – baik saja. Kebocoran paru – paru pada bayi sering terjadi karna pada umumnya, bayi masih memiliki paru – paru yang lemah.

ads

  1. Bayi Bernafas Dengan Cepat

Karna susahnya mengambil udara untuk mengisis paru – paru sesuai dengan besar yang diinginkan, bayi akan emngambil nafas terlalu sering untuk menambal kebocoran yang terjadi. Hal inilah yang menjadi indikasi dari tingkat kebocoran paru – paru pada bayi dan gagalnya penanganan pneumotoraks yang efektif.

  1. Mudah Lelah

Apabila pertkaran udara di dalam paru – paru tidak terjadi secara sempurna, tingkat pasokan oksigen dalam darah akan terganggu. Tubuh yang mendapat sedikit oksigen akan cepat lelah dan sering mengantuk.

  1. Sesak Nafas

Sesak nafas tidak hanya terjadi ketika saluran udara tertutup oleh penyempitan pembuluh dan semacamnya. Kebocoran paru – paru akan emngakibatkan bayi mengalami sesak nafas yang cukup serius tergantung tingkat kebocorannya.

  1. Denyut Jantung yang Lebih Cepat

Bocornya paru – paru membuat jantung harus memompa darah lebih cepat untuk mampu mencapai paru – paru atau mengedarkannya ke seluruh tubuh. Kandungan udara di dalam darah yang terlalu banyak akan membuat jantung memompa darah lebih cepat karna kekentalan darah yang berkuang.

  1. Sering Pingsan

Anemia mungkin menjadi sebab lanjut dari adanya kebocoran pada paru – paru. Udara yang mengisi darah akan mendorong kurangnya oksigen yang mampu dibawa oleh pembuluh, hal ini menyebabkan anemia dan kemungkinan bayi akan sering pingsan.

  1. Kulit Dada Menyusut

Saat bayi bernafas, penderita pneumotorax akan mengalami penyusutan kulit pada bagian rongga dada, dimana kulit bayi terlihat seperti terbenam di dalam sela – sela rongga dada ketika menghirup udara.

  1. Mendengkur dan Pelebaran Rongga Hidung

Pneumotorax mengakibatkan bayi kesulitan bernafas dan berakibat pada suara mendengkur saat tidur, atau hidung bayi yang melebar untuk mengatasi susahnya mengambil udara.

Ciri Ciri pneumotorax pada bayi yang telah diuraikan diharapkan mampu membuat ibu lebih waspada dan melihat betul kondisi pernafasan pada bayinya. Gejala Pneumotorax dapat dideteksi dengan pemeriksaan lanjutan seperti transilluminasi atau X – ray dan menemukan cara mengatasi pneumotoraks yang aman.

, , ,