Sponsors Link

12 Ciri Ciri TBC Pada Orang Dewasa Paling Mudah Dikenali

Sponsors Link

TBC atau yang biasa dikenal dengan penyakit berbahaya yang menular ini disebut juga Tuberkuolsis. Penyakit menular yang berbahaya ini pada umumnya menyerang paru-paru, namun memungkinkan juga untuk menyerang anggota tubuh lainnya seperti ginjal, tulang belakang, getah bening, sistem saraf, serta kandung  kemih. Penyakit menular berbahaya ini merupakan penyakit mematikan setelah HIV/AIDS yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis terkadang kuman yang menyebar pada anggota tubuh lainnya bisa menyebabkan meningitis.

ads

Penyebaran penyakit ini biasanya ditularkan melalui udara atau pun kontak langsung dengan si penderita. Anak-anak akan terserang penyakit TBC juga dari orang tua mereka kalau merek terlalu dekat dengan orang tua mereka. Namun, pada sesama anak penyakit TBC tidak akan menular. Orang yang mempunyai sistem imun tubuh yang lemah akan memudahkannya untuk terena penyakit menular berbahaya ini. Karena  sistem imun mereka yang lemah tidak akan mampu untuk melawan penyakit TBC yang menyerangnya.

Penyakit menular yang berbahaya ini juga terkadang pada lapisan masyarakat tertentu sulit untuk disembuhkan, karena beberapa dari mereka sangat enggan untuk berobat untuk menyembuhkan penyakit TBC mereka. Karena mereka pada umumnya menganggap penyakit TBC ini sebagai batuk batuk biasa yang akan sembuh dengan sendiri tanpa perlu pengobatan yang lebih intens lagi. Maka dengan muncul ketidak pedulian pada kesehatan tersebutlah ynag menyebabkan penyakit TBC ini semkin parah hingga dapat menyebabkan kematian. (Baca juga : Gejala TBC pada Anak)

Penyakit ini dimulai dengan masuknya kuman atau bakteri Mycobacterium tuberculosis pada tubuh, bisa saja pada saat tersebut belum terlalu aktif untuk berkembang, namun lama kelamaan kuman tersebut akan berkembang dan menyebabkan batuk berdahak hingga membahayakan.

Tanda Tanda TBC Pada Orang Dewasa

Adapun beberapa gejala atau Ciri Ciri TBC Pada Orang Dewasa sebagai berikut :

1. Batuk disertai dahak

Batuk berdahak penderita penyakit TBC merupakan batuk berdahak yang terjadi dalam kurun waktu yang lama untuk kembali sembuh, umumnya lebih dari tiga minggu. Dengan hal ini bisa saja terjadi bahwa penderita terkena kuman dari penyakit TBC. Hal ini juga biasanya di alami oleh penderita TBC yang menyerang paru-paru ataupun juga penderita asma. Saat penderita penyakit TBC batuk dan mengeluarkan dahak, dapat saja lingkungan sekitarnya tertular melalui dahak yang dihasilkan atau udara yang tercemar oleh kuman dari penyakit TBC. Lebih baik orang yang terkena kuman TBC untuk lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan agar tidak tercemar.

2. Batuk berdarah

Gejala batuk berdarah inilah yang paling identik dengan gejala dari penyakit TBC yang umum diderita masyarakat. Dengan adanya batuk terus menerus bisa menyebabkan bakteri yang disebarkab oleh penyakit TBC sudah tersebar pada paru-paru dan menyebabkan infeksi hingga megeluarkan darah dan keluar saat penderita mengalami batuk.

Sponsors Link

3. Saat bernafas dada terasa nyeri

Rasa nyeri pada dada dari penyakit ini disebabkan karena paru-paru yang sudah terinfeksi oleh kuman Mycobacterium tuberculosis menjadi lemah atau tidak normal untuk melalui proses pernafasan, sehingga membuat penderitanya menjadi tersiksa karena rasa nyeri tersebut tiap kali bernafas. Rasa nyeri ini terkadang juga dialami oleh penderita brinkitis dimana cabang dari lapisan bronkial mengalami peradangan.

4. Demam dan menggigil

Saat penderita sudah mengalami batuk yang tidak kunjung sembuh atau membaik, biasanya penderita akan mengalami fase demam dan disertai  menggigil hebat dan merasa terganggu juga karena disebabkan oleh batuk terus-menerus dan juga menggigil. Sebaiknya jika penderita sudah mengalami tahap ini dianjurkan untuk segera periksa supaya tidak terlalu parah dan segera terdeteksi.

5. Nafsu makan menurun

Saat bakteri atau kuman dari penyakit TBC masuk dan mencemari anggota tubuh, maka akan menyampaikan kepada otak untuk tidak menerima makanan apapun untuk masuk ke dalam tubuh. Perintah penolakan makanan ini akan mengakibatkan penderita akan merasakan mual ketika sesuatu masuk kedalam mulut mereka, sehingga asupan gizi yang mereka butuhkan sangatlah minim bahkan habis karena tak ada makanan atau minuman yang dikonsumsi oleh penderita. Hal ini akan membahayakan bagi kesehatan penderita.

6. Penurunan berat badan

Karena penderita TBC mengalami penurunan nafsu makan, maka mereka akan mengalami penurunan berat badan yang drastis karena tak ada nya makanan yang dikonsumsi oleh penderita. Jika seseorang mengalami batuk terus menerus dan mengalami penurunan nafsu makan hingga berat badadn yang turun, mungkin saja terserang oleh penyakit TBC.

7. Infeksi pada bagian tulang

Infeksi TBC bisa terjadi juga pada tulang dikarenakan bakteti TBC sudah sampai pada anggota tubuh lain yaitu tulang. Gejala ini berkaitan dengan gejala lain seperti nyeri di dada, yaitu penderita akan merasakan sakit pada tulang. Biasanya mereka menyalah artikan hal ini sebagai nyeri sendi biasa yng tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Akan tetapi dengan adanya nyeri di dada dan juga sakit atau nyeri pada sendi, perlu ada perhatian lebih, ditakutkan ini adalah gejala penyakit TBC.

ads

8. Urin keruh atau berwarna merah

Keruhnya urin dan berwarna merah menandakan bahwa bakteri yang dibawa oleh penyakit TBC telah tersebar hingga ke ginjal. Saat ginjal terfinfeksi oleh bakteri dari TBC maka ginjal tidak akan mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Tugas dari ginjal sendiri yaitu menyaring urin supaya tidak tercampur dengan zat-zat yang tidak dibutuhkan. Jadi ginjal penderita memiliki komdisi dimana urin penderita tercampur darah. Maka saat penderita buang air kecil akan terasa sakit dan terganggu.

9. Lelah dan lemah

Karena penderita mengalami penuruan nafsu makan hingga menurunkan berat badannya, maka penderita juga otomatis akan menjadi lelah atau lemah. Saat penderita menjadi lelah dan lemah, hal ini akan menjadikan mereka untuk tidak semangat menjalani pengobatan hingga akhirnya akan membahayakan kesehatan mereka sendiri.

10. Kejang-kejang

Gejala kejang-kejang pada penderita TBC ini dipacu oleh saraf yang sudah terinfeksi oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kuman tersebut sudah menyerang bagian saraf yang ada pada otak dan akan menyebabkan penderita menjadi kejang-kejang. Saat penderita penyakit TBC mengalami kejang, bantuan tim medis sangat dibutuh kan untuk menangani kasus ini. Karena sangat membahayakan bagi penderita jika sudah kejang. Kejang yang dimaksud dalam hal ini adalah keadaan dimana seorang penderita menjadi kejang dan tidak sadar seketika karena terjadi gangguan pada sarafnya, dan penderita bisa saja kejang di manapun dan kapanpun. Maka sangat berbahaya jika penderita kejang di medan yang berbahaya seperti tempat yang dipenuhi air.

11. Keringat berlebih saat malam hari

Saat mengalami demam tinggi gejala penyakit TBC, penderita TBC akan mengalami keringat dingin saat malam hari yang sangat banyak hingga mampu membuat tubuh penderita basah kuyup dengan keringatnya sendiri hingga menjadi dingin. Namun sangat tidak disarankan bagi penderia TBC yang mengalami keringat dingin untuk menggunakan kipas angin karena dapat menularkan kuman TBC pada orang lain disekitar.

12. Muncul benjolan yang semakin membesar

Pada TBC kelenjar yang menyerang kulit atau lapisan kulit, maka terjadi benjolan yang semakin membesar dalam kurun waktu terus-menerus. Benjolan tersebut dikarenakan kuman TBC telah menginfeksi lapisan pada kulit penderita dan menyebabkannya tambah parah sehingga membesar.

Gejala-gejala pada penyakit TBC memang sangatlah umum dan mudah diketahui. Namun kita tidak bisa memutskannya secara sepihak. Kita harus tetap meminta tanggapan dari dokter untuk lebih detailnya tentang peyakit yang diderita oleh penderita. Karena TBC adalah penyalit mematikan yang sangat berpngaruh, maka hendaknya kita untuk berhati-hati. Untuk orang yang mempunyai gejala-gejala seperti gejala-gejala yang telah tersebutkan hendaknya segera menemui dokter untuk mendiagnosa lebih jelas sehingga semakin mudah untuk penyembuhannya bila ditangani sejak awal atau sebelum menjadi lebih parah hingga tidak bisa disembuhkan. 12 hal tersebut adalah gejala-gejala penyakit TBC yang umum di Indonesia, dan semoga gejala-gejala tersebut dapat dicegah atau minimal dapat disembuhkan dengan segera pula.

, ,
Oleh :
Kategori : Tuberkulosis