Sponsors Link

15 Ciri Paru Paru Kotor Yang Perlu Diketahui

Sponsors Link

Paru paru menjadi salah satu organ tubuh paling penting sebagai alat pernafasan, yang terletak di bawah tulang rusuk. Saat menghirup udara kotor seperti polusi udara bahkan asap rokok menyebabkan paru paru terkontaminasi dan kotor. Ciri paru paru kotor adalah efek samping asap rokok, dimana rokok identik dengan racun menimbulkan berbagai jenis masalah kesehatan terutama sistem pencernaan.

ads

Pemicu timbulnya ragam penyebab paru paru kotor yaitu asap pembakaran seperti kompor masak, cerobong, dan perapian. Dengan paru paru kotor ini berarti paru paru menjadi rusak, harus diperhatikan cara mengobati paru paru rusak dalam kehidupan sehari-hari guna menjaga kesehatan paru paru. Karena penyakit paru paru kotor ini berbahaya mengakibatkan antara lain:

  1. Keguguran (bagi ibu hamil).
  2. Stroke, gagal jantung, kanker paru, serangan jantung.
  3. Asma, infeksi teliongan, pilek dan sistem pernafasan, seperti pneumonia dan bronkitis, miningitis, alergi, sindrom kematian bayi mendadak.

Agar paru paru dapat berfungsi dengan baik perlu adanya cara meningkatkan kapasitas paru paru yang mudah dilakukan sebelum melakukan pemeriksaan ke dokter, berikut ciri paru paru kotor yang perlu diketahui, yaitu:

1. Sulit bernafas atau sesak nafas

Sesak nafas akibat dari infeksi pada selaput pembungkus paru paru yang menimbulkan peradangan dan membuat penderita sulit bernafas, dikarenakan gesekan selaput pembungkus paru paru dengan tulang rusuk dan dinding paru paru, sehingga nafas terasa sakit dan sesak nafas tiba-tiba.

2. Batuk produktif atau batuk berlangsung lama

Batuk yang dialami selama kurang lebih 2 minggu berturut-turut, tidak mudah disembuhkan dengan meminum obat batuk biasa, dikarenakan tidak membunuh sumber penyakit. Perokok aktid maupun pasif sering terdengar batuk dan itu berlangsung lama, perlu adanya cara merawat paru paru bagi perokok yang efektif.

3. Batuk berdarah

Seseorang terkena paru paru kotor yang cukup parah yaitu darah keluar bersama batuk bercampur dahak, menjadi pertanda hingga melukai paru paru. Hal ini akibat penyakit paru paru dalam tubuh yang perlu penanganan lebih lanjut.

4. Demam meriang selama 1 bulan atau demam disertai menggigil

Penderita paru paru kotor mengalami demam panjang hingga 1 bulan, kenaikan suhu tidak terlalu signifikan berada sedikit di atas suhu normal dan demam tidak tinggi, namun membuat rasa tidak nyaman.

5. Gampang lelah dan capek atau malaise

Ketidaknyamanan ditandai dengan perasaan tidak bersemangat, sangat lemas, tidak fit dan merasa sakit akan mengalami kondisi mudah lelah walau tidak banyak melakukan kegiatan. Dalam melakukan aktifitas badan terasa lemas dan tidak bergairah, hal ini bisa membuat pekerjaan menjadi tertunda.

6. Berkeringat malam hari

Demam yang dialami penderita penyakit paru paru kotor sering diiringi keluar keringat saat tidur hingga membuat pakaian basah. Keringat dingin yang keluar membuat penderita menjadi tidak nyaman dan mudah terkena berbagai penyakit seperti influensa.

7. Batuk berdahak atau batuk terus menerus

Gejala yang umum terjadi pada saat seseorang mengalami gangguan paru paru yang disebabkan iritasi bronkus, dimana perpanjangan trakea yang mempunyai fungsi keluar masuk udara. Batuk yang terus menerus disebabkan paru paru dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik, hal ini dikarenakan paru paru dipenuhi cairan hingga peredaran oksigen dan darah ke seluruh tubuh menjadi kurang lancar.

8. Nyeri dada atau rasa sakit di dada

Batuk yang terus menerus karena tekanan saat batuk membuat rasa sakit di dada berakibat terjadinya radang paru paru. Rasa sakit di dada ini bisa juga menyebabkan seseorang menjadi mengalami sesak nafas, perlu diperhatikan tanda-tanda sesak nafas.

9. Nafsu makan berkurang

Sulit nafas membuat seseorang tidak mempunyai selera makan atau nafsu makan berkurang. Dengan demikian dapat diperhatikan pencegahan sesak nafas hingga dapat meningkatkan selera makan.

10. Berat badan menurun

Penderita paru paru kotor karena selera makan berkurang menyebabkan berat badan menurun, tubuh menjadi kurus, menyebabkan gangguan pernafasan dan menghambat asupan oksigen dalam tubuh. Agar dapat menambah berat badan, dapat diperhatikan makanan untuk orang sesak nafas agar dapat meningkatkan selera makan.

11. Mual dan muntah

Karena kurangnya suply oksigen dalam tubuh menyebabkan organ pencernaan menjadi terganggu hingga menyebabkan mual dan muntah, dan ini sering dialami dalam waktu yang lama. Hal ini juga bisa disebabkan tekanan udara dari saluran pencernaan naik ke tenggorokan.

12. Rasa nyeri bagian persendian

Selain dada dan kepala yang terasa nyeri, bagian persendian juga menjadi nyeri. Hal ini disebabkan peredaran pembuluh darah yang kurang lancar dan bekerja kurang maksimal, dengan demikian menyebabkan peredaran oksigen ke seluruh tubuh terganggu.

13. Bau mulut

Kadar oksigen yang kurang menyebabkan kelembaban mulut jadi terganggu hingga menimbulkan bau mulut yang tidak sedap. Kadar oksigen disini adalah kurangnya pasokan udara segar yang masuk dalam tubuh hingga paru paru menjadi kotor dan tidak dapat berfungsi secara maksimal.

14. Mudah cemas

Ada perasaan cemas dalam melakukan sesuatu aktifitas sehari-hari, bingung apa yang harus dilakukan.  Perasaan mudah cemas ini membuat orang di sekelilingnya juga menjadi cemas, karena cemas yang dialami penderita begitu berlebihan. Hal ini dikarenakan peredaran oksigen ke seluruh tubuh tidak lancar.

15. Bibir dan kuku pucat

Ciri seseorang terkena penyakit paru paru kotor itu bibir dan kuku yang pucat hingga berwarna kebiruan , hal ini disebabkan kurangnya asupan oksigen dalam tubuh, dimana peredaran pembuluh darah ke bibir dan kuku tidak lancar. Ciri ini sering dialami oleh para perokok berat, dimana bibir tampak hitam kebiruan karena banyaknya kadar nikotin atau asap rokok dalam tubuh hingga oksigen yang masuk menjadi sedikit.

Dengan beberapa ciri paru paru kotor tersebut di atas, dapat diketahui apakah termasuk paru paru sehat atau tidak, khususnya bagi perokok lebih memahami dampak dari asap rokok dalam tubuh. Hingga dapat dicegah berbagai penyakit paru paru yang dapat mengganggu kesehatan baik sistem pernafasan maupun pencernaan. Karena sistem pernafasan dan pencernaan mempunyai hubungan yang sangat signifikan dalam tubuh.

, , , , ,