Sponsors Link

10 Gejala Pneumonia pada Anak yang Harus di Waspadai

Sponsors Link

Gejala pneumonia pada anak merupakan berbagai ciri ciri yang muncul pada anak anda yang sedang menderita masalah paru jenis pneumonia. Sebelum berbicara mengenai gejala dari penyakit ini, sudah tahukah anda apa itu pneumonia? Pneumonia adalah penyakit paru paru yang terjadi akibat dari infeksi bakteri, virus, atau jamur pada sistem pernapasan anak anda.

ads

Sebagai salah satu penyakit akibat infeksi, pneumonia ini dalam masyarakat dikenal sebagai penyakit paru paru basah. Padahal dalam istilah medis, tidak ada penyakit dengan istilah paru paru basah. Jadi sebenarnya penyakit yang diderita oleh anak anda adalah pneumonia.

Saat anak anda menderita pneumonia, artinya penyebab paru paru basah pada bayi dan anak yaitu infeksi yang menyerang sistem pernapasan anak anda sedang terjadi. Infeksi ini awalnya menyerang bagian hidung atau tenggorokkan saja. Namun, seiring perkembangannya infeksi menyebar terus hingga mencapai bagian paru paru anak.

Jika sudah menginfeksi bagian paru paru, maka sirkulasi udara di dalam paru paru anak anda menjadi terhambat. Anak akan mengeluhkan kesulitan bernapas dan harus anda tanggulangi sesegera mungkin. Bernapas sangat penting untuk setiap manusia, dan tanpa penanggulangan yang segera dilakukan anak anda dapat terancam keselamatannya.

Lalu bagaimana agar anda dapat segera melakukan penanggulangan dari penyakit pneumonia pada anak? Tentu anda harus lebih cepat mendeteksi keberadaan pengaruh penyakit ini. Pendeteksian dini penyakit pneumonia dapat anda lakukan dengan mengetahui apa saja gejala pneumonia pada anak. Gejala-gejala ini ada sangat banyak dan dapat anda ketahui melalui informasi berikut ini. Pahami setiap gejalanya dan segera deteksi jika memang menyerang anak anda.

10 Gejala Pneumonia pada Anak untuk Diwaspadai

Penyakit dengan definisi pneumonia pada anak seperti dijelaskan sebelumnya adalah penyakit yang menyerang anak karena infeksi. Infeksi ini yang akan menimbulkan banyak gejala pada anak anda yang menderitanya.

Gejalanya akan menunjukkan masalah kesehatan pada anak, jadi anda harus dapat mendeteksinya dan segera menanggulanginya. Pada penjelasan berikut ini akan dipahami apa saja 10 gejala pneumonia pada anak untuk anda waspadai.

  1. Anak Batuk dalam Jangka Panjang

Jika anak anda menderita pneumonia, ketahui bahwa gejala pertama yang pasti menyerangnya adalah batuk dalam jangka waktu panjang. Masalah batuk ini pada anak-anak seringkali dianggap terjadi karena makanan manis dan dingin. Padahal bisa saja terjadi karena adanya infeksi pada sistem pernapasan seperti pneumonia ini.

  1. Anak Demam Tinggi Tak Kunjung Turun

Selain itu, anak anda pun dapat mengalami masalah berupa demam tinggi yang tak kunjung turun. Seperti berbagai jenis infeksi lainnya, jika infeksi menyerang salah satu bagian dalam tubuh akan berakibat pada demam yang tidak juga turun hingga infeksi teratasi.

Sponsors Link

  1. Anak Kuku dan Bibirnya Membiru

Masalah pada sistem pernapasan seperti pneumonia ini, pasti akan membuat asupan oksigen menjadi tidak normal. Akibatnya ada bagian-bagian tubuh yang tidak menerima oksigen dengan baik. Efeknya bagian kuku dan bibir anak tersebut pun dapat membiru akibat pneumonia.

  1. Anak Lemah dan Lesu

Perhatikan juga bagaimana anak anda beraktivitas sehari-hari. Jika sebelumnya anak anda aktif dan bersemangat, lalu mendadak lemah dan lesu waspadai anak anda sedang mengalami sakit. Sakit ini mungkin adalah infeksi pneumonia tadi, karena terjadi dalam tubuh tanpa anda sadari.

  1. Anak Mengalami Muntah-muntah

Lambung anak pun menjadi salah satu sasaran akibat dari masalah pneumonia tadi. Gejala yang ditimbulkan jika bagian yang diserang adalah lambung adalah muntah-muntah. Anak anda akan sulit untuk mengendalikan rasa ingin muntah yang dia alami karena sakit ini. Jadi anda yang harus siap dan sigap melakukan penanggulangan pneumonia.

ads

  1. Anak Mengeluarkan Bunyi saat Bernapas

Jika anak anda sedang bernapas saat tidur, cobalah anda perhatikan lebih lama. Dengarkan apakah ada bunyi yang dikeluarkannya saat bernapas dengan tenang ini. Jika ada, maka bunyi tersebut adalah salah satu gejala pneumonia pada anak yang harus anda segera periksakan.

  1. Anak Mengeluhkan Nyeri di Dada

Nyeri pada bagian dada pada anak-anak yang terserang pneumonia pun tidak dapat dihindarkan. Mungkin anak anda tidak secara gamblang dan jelas menyebut bahwa dadanya terasa nyeri. Namun anda dapat melihat gerak gerik anak anda, apakah dia tidak merasa nyaman dengan dada karena nyeri ini?

  1. Anak Mengeluhkan Nyeri di Perut Bawah

Bagian lain pada tubuh anak yang dapat terasa nyeri akibat pengaruh pneumonia adalah perut. Mengapa anak bisa merasa nyeri hingga ke perut? Anda tidak bisa melupakan keberadaa diafragma yang bekerja bersama otot otot dada dalam bernapas. Jadi ketika paru paru mengalami masalah, diafragma yang dekat dengan perut pun turut menimbulkan rasa nyeri.

  1. Anak Mengeluhkan Sakit Kepala

Gejala lain yang mungkin ditunjukkan anak anda adalah sakit kepala. Sakit kepala dapat terjadi salah satunya karena asupan oksigen yang kurang menuju otak. Akhirnya otak menimbulkan reaksi bahwa kepalanya terasa sakit. Jadi jika anak menderita jenis pneumonia ini, kepala yang sakit pun menjadi salah satu gejala tidak terhindarkan.

  1. Anak Tidak Nafsu Makan

Terakhir, anak-anak yang sedang sakit akan kurang nafsu makannya. Termasuk juga jika menderita penyakit pneumonia ini. Anak anda akan mengalami nafsu makan yang menurun karena infeksi yang mempengaruhi sistem sistem dalam tubuh anak anda dan menjadi salah satu gejala awal pneumonia juga.

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai apa saja 10 gejala pneumonia pada anak untuk diwspadai oleh anda. Ternyata gejala gejala yang ditimbulkan oleh penyakit pneumonia ini sebagian besar mudah untuk anda kenali. Jadi pastikan untuk memperhatikan gejala tersebut pada anak anda.

Jika ada lebih dari satu gejala di atas muncul, maka anda harus segera memperiksakan apakah anak anda menderita pneumonia atau tidak. Diagnosis positif dari penyakit pneumonia, tentu akan mengharuskan anda melakukan perawatan dan pengobatan lebih lanjut!

, , ,
Oleh :
Kategori : Pneumonia