Sponsors Link

15 Gejala Radang Paru Paru Pada Orang Dewasa

Sponsors Link

Penyakit radang paru-paru biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Penyakit yang bisa berbahaya hingga mengancam nyawa ini biasanya ditanda ioleh infeksi pada bagian parenkim paru-paru. Umumnya virus atau bakteri tersebut akan menyerang bagian alveoli atau kantung udara kecil yang berada dalam paru-paru.

ads

Biasanya alveoli akan dipenuhi dengan cairan yang telah terinfeksi. Kondisi ini nantinya dapat mengurangi kerja paru-paru termasuk persediaan dari oksigen.  Menurut World Health Organization atau Badan Kesehatan Dunia, radang paru-paru sendiri menyerang 450 juta pasien setiap tahunnya. Dari angka tersebut, sebanyak 150 juta adalah anak-anak.

Bahaya radang paru-paru juga perlu diwaspadai mengingat sekitar 4 juta orang meninggal karena penyakit ini di setiap tahunnya. Maka, tak heran jika penyakit ini termasuk ke dalam penyebab kematian yang paling mematikan di dunia. Setiap rentang umur sebenarnya sangat berisiko terinfeksi penyakit ini. Anak-anak, orang dewasa hingga lansia juga rentan mengalami radang paru-paru. Meski memang anak-anak yang terlalu muda dan orang lanjut usia dengan usia terlalu tua lebih rentan terkena penyakit ini karena sistem kekebalan tubuh yang rendah.

Bagaimana dengan di Indonesia? Kebiasaan hidup yang buruk khususnya pada orang Indonesia membuat orang dewasa ini rentan terkena penyakit radang paru-paru. Maka, kita wajib mewaspadai gejala radang paru-paru pada orang dewasa. Perlu diketahui bahwa menurut WHO, negara berkembang seperti Indonesia sendiri lebih mudah terinfeksi lima kali lipat dibandingkan negara maju. Penyakit radang paru-paru ini umumnya muncul pada kawasan Afrika dan Asia Selatan.

Lalu, bagaimana agar kita mampu melihat gejala radang paru-paru pada orang dewasa. Sebenanrya, gejala pada sistem pernapasan misalnya gejala penyakit asma dan penyakit lainnya seperti  gangguan yang menyebabkan terjadinya pleuritis hampir serupa. Namun, ada beberapa perbedaan yang membuat kita harus tahu kapan perlu khawatir dan kapan perlu memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyakit yang kita derita. Berikut gejala radang paru-paru pada orang dewasa:

1. Batuk berdahak

Batuk berdahak memang umum terjadi sebagai gejala atau tanda masalah paru-paru. Saat bagian paru mengalami infeksi maka ia akan mengeluarkan dahak yang biasanya lebih dari biasanya. Umumnya batuk berdahak juga bisajadi gejala pneumonia, pilek ataupun penyakit lain seperti gagal jantung, asma dan bronkitis.

Kondisi batuk berdahak ini juga rentan terjadi pada perokok ataupun orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Kita harus khawatir jika batuk berdahak yang terjadi terus menurus tak kunjung sembuh. Apalagi jika dahak yang keluar berwarna hijau,kekuningan atau bahkan sedikit terlihat ada darah.

2. Benjolan di bagian leher

Ternyata benjolan di leher tidak hanya sebagai tanda masalah seperti tumor atau masalah kelenjar leher. Radang paru-paru bisa saja menimbulkan gejala benjolan pada leher apalagi jika penyebab radang paru disebabkan oleh kuman tuberkulosis.

Kuman tuberkulosis ini bisa menyebabkan TB kelenjar yang berdampak pada benjolan pada bagian leher. Infeksi kuman tersebut mengganggu kelenjar yang ada di sekitar leher. Ada beberapa penyakit lain yang juga harus diwaspadai jika muncul benjolan misalnya tumor ganas atau penyakit autoimun seperti lupus.

Sponsors Link

3. Nyeri dada

Pastinya karena menyerang bagian paru-paru, dada kita akan terasa nyeri terutama pada saat bernapas. Nyeri dada menjadi gejala umum dari berbagai penyakit yang menyerang sistem pernapasan. Pada penyakit asma misalnya, nyeri dada juga menjadi gejala penyakit asma yang umum terjadi. Jika mengalami infeksi atau radang paru-paru biasanya nyeri dada akan terjadi seperti dari dalam tubuh dan terjadi cukup intens dan sering.

4. Demam

Banyak orang yang menganggap bahwa demam adalah penyakit yang umum atau penyakit langganan yang sering terjadi pada banyak orang. Padahal, demam adalah gejala dari sebuah penyakit. Saat kita merasakan demam, bisa jadi kita mengalami peradangan atau infeksi pada virus tertentu. Tubuh biasanya akan bereaksi atau melindungi diri dari paparan virus dan bakteri.Perlindungan tersebut akhirnya menyebabkan demam yang mungkin berlangsung terus menerus.

5. Napas jadi lebih cepat

Peradangan pada bagian kantung kecil di paru-paru membuat sistem pernapasan terganggu. Hal ini membuat kita jadi bernapas tidak teratur. Biasanya orang yang mengalami radang paru-paru akan jadi mudah lelah saat melakukan aktivitas fisik yang berat ataupun terlalu lelah. Hal ini juga disebabkan napas kita yang jadi lebih cepat akibat infeksi pada bagian paru-paru.

6. Bersin-bersin

Hampir sama dengan demam, bersin yang selama ini kita rasakan bisa jadi gejala kita mengalami infeksi.Misalnya saat terkena debu dan kita juga alergi debu. Hal ini membuat kita jadi bersin-bersin. Kita perlu membedakan mana flu dan bersin-bersin.Umumnya, flu menimbulkan gejala yang khusus dan berat seperti demam dan tubuh menjadi lelah. Sementara bersin hanya membuat kita jadi lebih sering bersin dan hidung jadi tersumbat. Paparan virus dan bakteri membuat tubuh mencoba melindungi diri sehingga membuat tubuh kita jadi sering bersin-bersin.

7. Sakit kepala

Jangan anggap remeh sakit kepala yang kita rasakan. Bisa jadi ada hubungannya dengan kerja paru-paru. Radang paru-paru yang terjadi dalam tubuh membuat kurangnya asupan oksigen dalam tubuh kita. Maka tak heran jika seseorang yang terkena radang paru-paru akan merasa sering pusing atau sakit kepala.

8. Memudarnya warna kulit

Kurangnya asupan oksigen dalam tubuh membuat warna kulit menjadi pudar atau kita terlihat pucat. Oksigen yang masuk ke dalam tubuh pastinya diatur oleh paru-paru serta kantung kecil yang kerap disebut alveola. Maka, jika bagian penting tersebut mengalami infeksi. Bukanlah tidak mungkin jika tubuh kita kekurangan oksigen hingga berpengaruh pada warna kulit.

ads

9. Menurunnya kesadaran

Pada masalah yang lebih kompleks dan juga lebih serius, radang paru-paru bisa menyebabkan penurunan kesadaran. Kerja paru-paru yang optimal membuat sirkulasi oksigen dalam tubuh juga jadi tidak optimal. Maka sebaiknya segera membawa atau memeriksakan diri ke dokter sebelum mengalami gejala penyakit paru-paru pada orang dewasa yang lebih lanjut seperti menurunnya kesadaran

10. Nyeri otot

Nyeri otot yang teradi jika seseorang mengalamiradang paru-paru umumnya terjadi pada bagian sistem pernapasan misalnya leher. Otot-otot di bagian leher akan bekerja lebih keras ketika ada infeksi yang masuk ke dalam paru-paru. Proses pengambilan napas juga menjadi lebih berat. Tentu saja kondisi ini membuat otot bekerja lebih keras agar asupan oksigen ke seluruh tubuh bisa berjalan dengan normal dan lancar.

11. Mual dan muntah

Infeksi bakteri di bagian paru-paru memang bisa membawa dampak ke berbagai organ tubuh lainnya seperti lambung. Susahnya bernapas membuat paru-paru bekerja lebih keras dan membuat tekanan yang lebih berat kepada lambung. Kondisi ini membuat asam lambung menjadi naik. Kondisi asam lambung ini akan berujung pada mual dan muntah yang dirasakan oleh penderitanya. Maka, penderita radang paru-paru juga bisa saja mengalami mual dan muntah yang berujung pada tidak nafsu makan.

12. Kurang nafsu makan

Seperti yang diungkapkan di atas, kondisi peradangan paru-paru akan menyebabkan tekanan pada lambung yang berakibat asamlambung akan naik. Nah pastinya saat mual dan muntah terjadi kita jadi tidak nafsu makan. Kurangnya nafsu makan ini juga diperparah dengan berbagai kondisi tubuh yang tidak mendukung misalnya nyeri dada, sakitkepala dan demam. Badan yang tidak enak membuat kita jadi enggan untuk makan banyak.

13. Menjadi bingung

Oksigen memainkan peran penting pada berbagai organ tubuh termasuk otak.Tentu saja ketika otak kita mendapatkan asupan oksigen yang cukup, ia akan bekerja atau berfungsi dengan maksimal. Sebaliknya jika tidak mendapatkan oksigen yang cukup otak akan mengalami masalah. Bisa jadi ketika orang yang mengalami radang paru-paru akan menjadi bingung karena kerja otak yang tidak maksimal. Hal ini tentu saja disebabkan oleh kurangnya asupan oksigen ke otak.

14. Menggigil

Kondisi tubuh akan semakin drop jika kita mengalami infeksi virus dan bakteri. Demam yang terjadi akibat radang paru-paru bisa semakin parah dan membuat tubuh kita seperti menggigil. Apalagi pada malam hari, suhu tubuh kita cenderung semakin tinggi sehingga membuat tubuh menjadi menggigil

15. Kulit menjadi biru

Tak hanya membuat kulit atau kita jadi terlihat pucat, kulit membiru juga jadi gejala radang paru-paru pada orang dewasa. Hal ini juga disebabkan asupan oksigen yang berkurang. Virus dan bakteri yang menyerang paru-paru akan mengganggu asupan oksigen ke dalam tubuh sehingga asupan oksigen ini mengganggu kulit yang menyebabkan kulit menjadi kebiruan.

Sponsors Link

Setelah melihat berbagai tanda penyakit radang paru-paru, kita selayaknya harus lebih berhati-hati dalam melakukan kegiatan atau aktivitas. Penyebab radang paru-paru atau berbagai penyakit sistem pernapasan lainnya biasanya disebabkan oleh kebiasaan buruk misalnya merokok.

Zat kimia dalam rokok yang begitu banyak membuat paru-paru menjadi rusak dan kerjanya menjadi menurun.Kondisi ini sebaiknya diminimalisir dengan cara berhenti melakukan kebiasaan ini. Radang paru-paru tidakhanya terjadi pada orang dewasa yang punya kebiasaan merokok saja tetapi juga pada anak-anak.

Anak-anak yang terpapar asap rokok sangat rentan mengalami radang paru-paru karena sistem kekebalan tubuhnya yang belum sempurna. Tidak hanya asap rokok, polusi udara juga sangat berpotensi menimbulkan masalah pada paru-paru. Apalagi yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, polusi seperti asap dan debu sangat rentan membuat kita terpapar dan menimbulkan masalah.

Maka penting bagi kita melindungi dir dengan memakai masker saat bepergian keluar ruangan. Apalagijika kita sedang dalam perjalanan. Paparan asap dan pousi udara lainnya sangat rentan terjadi. Selain itu, kita juga perlu menggalakkan pola hidup yang lebih sehat misalnya olahraga dan makan makanan bergizi.

Tubuh tentu saja akan punya sistem kekebalan tubuh yang kuat untuk mencegah berbagai penyakit, jika tubuh kita terbiasa punya pola hidup yang sehat. Yuk mulai mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung vitamin dan anti-oksidan agar tubuh kita terlindungi. Jangan lupa olahraga dengan meluangkan waktu 30 menit dalam sehari dan melakukan olahraga ringan seperti berlari kecil atau berenang.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Radang Paru Paru