Sponsors Link

Kenali Perbedaan Bronkitis dan Tuberkulosis (TBC) yang Mudah Dikenali

Sponsors Link

Bronkitis adalah peradangan tenggorokan atau bronkus menyerang saluran pernafasan menuju paru paru menyebabkan lemahnya sistem imun tubuh, gejalanya yaitu batuk, lendir berwarna putih atau kuning kehijauan, sesak nafas, mudah capek, demam ringan dan menggigil serta dada tidak nyaman.

ads

Bronkitis dapat bersifat serius apabila penderita memiliki penyakit menahun seperti jantung, paru paru, asma, HIV/AIDS (daya tahan tubuh buruk) dan penderita usia lanjut. Bronkitis itu sendiri dibagi menjadi dua jenis yaitu:

  1. Bronkitis akut, bertahan selama dua sampai tiga minggu, peling sering menyerang anak-anak usia di bawah lima tahun.
  2. Bronkitis kronis, bertahan tiga bulan dalam satu tahun dan berulang di tahun berikutnya, lebih sering terjadi pada usia di atas 50 tahun.

Penyebab yang dapat meningkatkan resiko terkena bronkitis yaitu:

  • Daya tahan tubuh lemah, membuat semakin besar seseorang mudah terkena bronkitis.
  • Merokok, karena rokok dapat membuat paru paru dipenuhi asap menyebabkan peredaran darah dan oksigen ke seluruh tubuh menjadi terhambat mempermudah terkena bronkitis.
  • Virus, penyakit disebabkan oleh virus membutuhkan proses penyembuhan memakan waktu lama dan termasuk penyakit menular.
  • Polusi industri, tempat tinggal yang dekat dengan lokasi industri memiliki resiko menderita bronkitis.

Bahaya bronkitis bila tidak segera mendapatkan penanganan lebih lanjut dari dokter maupun rumah sakit.

Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit infeksi menular yang paling umum terjadi dalam paru paru, menyerang pernafasan disebabkan bakteri yaitu bacillus, gejalanya yaitu batuk disertai darah, sesak nafas dan nyeri dada, demam selama sebulan, susah tidur, tubuh lemah dan lesu, berat badan turun dan urin berwarna kemerahan.

Penyembuhan TBC (Tuberkulosis) membutuhkan waktu lama karena virus yang menyebabkan terjadinya TBC (Tuberkulosis) sulit dibasmi, dimana pengobatan sejak dini sangat dianjurkan agar proses penyembuhan penyakit lebih cepat ditangani bisa dengan  mengkonsumsi makanan pencegah TBC.

Penyebab yang dapat meningkatkan resiko terserang TBC (Tuberkulosis) yaitu:

  • Merokok, karena rokok mengandung nikotin yang dapat mengotori paru paru mempermudah terkena penyakit TBC (Tuberkulosis).
  • Daya tahan tubuh lemah, apabila daya tahan tubuh mengalami gangguan maka berbagai masalah kesehatan akan mudah masuk ke dalam tubuh.
  • Narkoba, merupakan barang haram yang apabila dikonsumsi memiliki resiko tinggi menderita penyakit TBC (Tuberkulosis).
  • Sering kontak langsung dengan penderita TBC (Tuberkulosis), apabila sering kontak langsung dengan penderita mempermudah terjadinya tertular penyakit TBC (Tuberkulosis).
    Sponsors Link

Bronkitis dan Tuberkulosis (TBC) merupakan dua jenis penyakit dengan penyebab yang berbeda, disebabkan infeksi saluran pernafasan (bronkus), sedangkan TBC (Tuberkulosis) termasuk penyakit menular, disebabkan oleh bakteri (Mikrobakterium Tuberkulosis).

Perbedaan yang paling terlihat dari Bronkitis dengan Tuberkulosis (TBC) adalah gejalanya, dimana Bronkitis terbagi menjadi dua jenis yaitu akut dan kronis, gejalanya batuk dengan lendir kuning kehijauan, sedangkan Tuberkulosis (TBC) gejalanya batuk mengeluarkan dahak disertai darah.

Bronkitis dan Tuberkulosis (TBC) termasuk salah satu penyakit paru paru, dimana perlu dipahami pengertian penyakit paru paru hingga dapat dikertahui gejala awal sakit paru paru dan pencegahan penyakit paru paru agar kesehatan paru paru dapat terjaga perlu cara meningkatkan kapasitas paru paru dalam kehidupan sehari-hari.

Itulah Kenali Perbedaan Bronkitis dan Tuberkulosis yang dapat penulis sampaikan semoga informasi ini dapat berguna bagi kalian semua.

, , , , , ,