Sponsors Link

10 Obat Radang Paru Paru Di Apotik Dijamin Paling Ampuh

Sponsors Link

Radang paru-paru atau biasa disebut pneumonia memang menjadi salah satu penyakit yang umum terjadi pada orang dewasa bahkan anak-anak sekalipun. Radang ini terjadi akibat infeksi bakteri atau pun virus di bagian alveola, bagian kecil dari paru-paru. Bukan radang biasa, sebab radang paru-paru ini bisa menyebabkan masalah yang serius. Maka, penting bagi kita untuk mengetahui cara mengobati radang paru-paru.

ads

Radang paru umumnya diawali dengan infeksi yang terjadi pada sistem pernafasan di bagian atas. Tidak hanya virus dan bakteri, radang paru-paru juga bisa disebabkan oleh jamur dan parasit. Darimana penyebab radang paru-paru itu bisa masuk? Tentu saja penyebaran melalui udara menjadi yang paling mudah.

Beberapa virus, bakteri serta berbagai penyebab radang paru lainnya juga bisa masuk melalui aliran darah. Setelah sukses masuk ke dalam sistem pernapasan bagian atas, biasanya barulah menyerang bagian intim paru yakni parenkim dan alevoili yang punya fungsi penting yakni memastikan asupan oksigen terpenuhi dalam tubuh.

Setelah mengalami paparan virus dan bakteri, umumnya tubuh mulai memproduksi sistem imun yang bertugas mengalahkan paparan virus tersebut. Biasanya tubuh akan melepaskan sitokin. Hal ini dapat menyebabkan peradangan serta kerusakan pada bagian paru-paru serta sistem pernapasannya. Salah satu jenis bakteri yang paling sering terjadi menginfeksi paru-paru adalah bakteri Streptococcus pneumoniae serta Haemophilus influenzae.

Sementara untuk virus, jenis virus yang umumnya menyebabkan masalah radang paru-paru antara lain virus influenza, rhinovirus serta RSV atau dikenal dengan respitory syncytial virus. Biasanya kondisi ini akan diperparah dengan musim flu ketika sistem kekebalan tubuh seseorang yang sedang lemah.Selain itu, infeksi jamur dan parasit jadi juga mudah terkena.

Risiko Orang yang Bisa Terkena Radang Paru-Paru

Risiko radang paru-paru bisa terjadi pada orang yang tidak punya gaya hidup sehat. Mereka yang cenderung kurang sehat dan tidak terbiasa punya pola hidup yang baik memang sangat berisiko mengalami radang paru-paru karena mudah terserang virus dan bakteri. Berikut orang yang berisiko mengalami radang paru-paru.

1. Pasien yang terkena atau telah terinfeksi HIV

Jika seseorang terkena HIV maka ia lebih berisiko terkena Pneumocytis jiroveci yang membuat kondisi semakin parah atau mematikan.

2. Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah

Maka, anak-anak atau orang yang lanjut usia lebih berisiko terkena paparan virus dan bakteri penyebab radang paru-paru ini.

3. Memiliki riwayat penyakit paru kronis

Biasanya masalah paru-paru seperti penyakit flek paru atau berbagai jenis penyakit paru lainnya dapat menimbulkan masalah yang berkelanjutan. Hati-hati jika kita sudah memiliki riwayat penyakit paru kronis lainnya.

4. Memiliki penyakit kronis dan berkepanjangan seperti diabetes dan penyakit ginjal

Saat tubuh kita terserang beberapa penyakit, ia cenderung mengalami penurunan daya tahan tubuh sehingga berisiko mengalami penyakit lain. Sama seperti ketika kita memiliki penyakit diabetes atau ginjal, risiko terkena radang paru juga cukup tinggi.

Sponsors Link

5. Sedang menggunakan alat bantu napas

Masalah pada sistem pernapasan membuat kita jadi harus menggunakan alat medis yang ditunjukkan untuk membantu napas. Sayangnya hal ini juga meningkatkan risiko terkena penyakit radang paru-paru. Paru-paru kita jadi lebih berisiko dimasuki virus dan bakteri. Ingat bahwa virus dan bakteri penyebab radang paru-paru sangat mudah menyebar melalui udara.

6. Kebiasaan merokok dan minum alkohol

Jika tak ingin mengalami masalah kesehatan serius, memang sebaiknya kita menjauhi beberapa kebiasaan buruk. Kebiasaan merokok misalnya membuat paru-paru kita jadi lemah dan kerjanya menurun akibat paparan bahan kimia di dalam rokok. Begitu pula dengan minuman alkohol yang membuat sistem kekebalan tubuh kita menjadi lemah sehingga mudah terserang virus dan bakteri.

7. Dekat dengan hewan ternak dan kotoran burung

Penyebaran virus dan bakteri juga bisa datang dari hewan. Penyebaran lewat udara membuat virus dan bakteri dari kotoran hewan yang bervirus juga mudah mengenai kita. Jadi biasakan membersihkan diri setelah terpapar dari berbagai virus dan bakteri dari kotoran hewan.

Setelah mengetahui berbagai risiko yang terkena dampak radang paru,alangkah baiknya kita juga mengetahui berbagai obat radang paru paru di apotik. Tentu saja setelah mengetahui bahwa kita sedang sakit, langkah utama yang diambil adalah mencari apa obatnya. Yuk cari tahu berbagai jenis obat yang sebaiknya dikonsumsi ketika terkena radang paru-paru. Ini dia daftarnya!

Obat Radang Paru Paru di Apotek

Antibiotik, Obat jenis ini merupakan obat yang paling umum untuk digunakan mencegah dan mengatasi bakteri dan virus. Dengan obat antibiotik bebagai kondisi penyakit yang ringan hingga berat bisa diatasi. Berbagai jenis penyakit ringan misalnya jerawat bisa diatasi dengan antibiotik.

Bahkan, penyakit yang parah sekalipun seperti radang paru-paru juga bisa diatasi oleh antibiotik. Intinya, jenis obat ini memang yang direkomendasikan atau paling sering digunakan untuk mengatasi penyakit cukup parah. Namun, ada hal penting yang perlu kita garisbawahi dalam penggunaan antibiotik karena salah dosis akan menyebabkan resistensi antibiotik sehingga itu sebabnya antibiotik tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama. Penting juga untuk diperhatikan bahwa penggunaan antibiotik harus sesuai dengan anjuran dari dokter.

ads

Secara umum antibiotuk sendiri dapat diberikan dalam berbagai bentuk. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan dari pasien tersendiri. Antibiotik yang dapat dikonsumsi melalui mulut langsung biasanya berupa kapsul, tablet atau bisa juga berbentuk cairan seperti sirup. Pada antibiotik yang berfungsi untuk mengatasi masalah kulit, biasanya ia berbentuk lotion, semprotan serta salep. Tidak hanya itu, antibiotik juga berbentuk suntikan. Umumnya jenis ini digunakan untuk memasukkan obat ke aliran darah atau otot. Jenis ini paling sering digunakan pada orang yang memiliki penyakit serius.

Di dunia terdapat berbagai jenis ratusan antibiotik. Biasanya dokter memberikan berdasarkan ciri-ciri penyakit. Misalnya dokter melihat kita mengalami berbagai gejala radang paru-paru pada orang dewasa. Namun secara umum jenis antibiotik dibagi ke dalam enam kelompok besar yaitu:

1. Penicilin 

Jenis antibiotik ini umumnya digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi. Biasanya digunakan mengobati infeksi saluran kemih termasuk infeksi pada paru-paru. Radang paru-paru umumnya disebabkan oleh bakteri. Antibiotik ini biasanya digunakan untuk mencegah bakteri masuk ataupun membunuh bakteri yang sudah matang.

Biasanya dokter meresepkan dosis dari penicilin secara berbeda tergantung dari beberapa hal misalnya seberapa besar gangguan medis yang dialami pasien serta waktu jeda yang dibutuhkan untuk mengonsumsi penisilin. Sementara pada anak, dosisinya sangat ditentukan dengan berat badannya.

Mengonsumsi penisilin harus dilakukan dengan tepat. Kita jangan sampai menambahkan atau mengraungi jumlah dosis tanpa seizin dokter. Penisilin sendiri memiliki beberapa jenis misalnya amoxicillin, penisilin V, pivmecillinam dan pivampicillin. Untuk mengonsumsi jenis bakteriini sebaiknya dilakukan pada saat kondisi perut kosong.

Selain itu, kita sebaiknya menghindari berbagai minuman asam misalnya jeruk atau olahannya sesudah mengonsumsi penisilin G. Minuman yang asam cenderung mengganggu kerja obat di dalam tubuh pasiennya.

2. Sefalosporin

Hampir sama dengan penisilin yang berfungsi mengobati berbagai infeksi seperti infeksi saluran kemih, biasanya jenis antibiotik ini digunakan untuk mengobati infeksi yang lebih serius misalnya septicaemia dan meningitis.

3. Aminoglikosida

Penyakit serius yang menyebabkan efek samping cukup parah umumnya bisa diatasi dengan jenis antibiotik ini. Misalnya penyakit yang menyebabkan masalah pendengaran serta kerusakan ginjal.

4. Tetrasiklin

Obat jenis ini bisa digunakan untuk mengobati berbagai jenis masalah kulit mulai dari yang ringan sampai berat. Berbagai jenis penyakit kulit seperti jerawat sampai kondisi lain pada kulit yang sering disebut rosacea juga bisa diatasi.

5. Makrolida

Obat ini hampir mirip dengan penicilin yang dapat mengobati berbagai jenis infeksi termasuk radang paru-paru. Lalu apa yang membedakan jenis obat ini? Jenis obat ini biasanya digunakan bagi para penderita yang memiliki alergi terhadap penisilin atau pada pasien yang kebal terhadap penisilin.

6. Fluouroquinoones

Jenis obat ini terbilang baru karena berbentuk spektrum. Jenis obat ini dikenal memiliki kemampuan mengatasi berbagai macam infeksi.

 

7. Obat-obatan pereda gejala

Pada saat kita mengalami radang paru-paru, biasanya akan menimbulkan berbagai gejala yang bisa membuat kondisi semakin parah. Biasanya obat radang paru paru di apotik yang biasa kita temukan akan membantu kita untuk mengurangi gejala umum seperti obat batuk dan obat demam.

8. Obat batuk

Jenis obat batuk ada berbagai macam dan umumnya disesuaikan dengan gejala yang kita punya. Pada jenis supresan misalnya umumnya digunakan untuk meringankan gejala batuk yang gatal, kering dan mengganggu.Obat jenis ini mengandung dextromethorphan dan codeine yang bekerja di pusat batuk dalam otak dan berfungsi menekan refleks batuk.

  • Ekspektoran yang berfungsi mengencerkan lendir padatenggorokan yang lengket.Biasanya mengencerkan kondisi ini sehingga lendir atau dahak tersebut bisa dikeluarkan melalui batuk.
  • Demulcent yang bekerja untuk melindungi tenggorokan sehingga rangsangan untuk batuk jadi berkurang. Biasanya jenis obat ini berbentuk sirup dan mengandung gliserin. Kita bisa menemukan jenis obat ini dicampur dengan berbagai obat alami seperti madu dan lemon.Tenggorokan yang sakit juga bisa diatasi dengan jenis obat ini.
Sponsors Link

9. Paracetamol

Selain berbagai jenis obat untuk meredakan batuk. Ada pula obat yang bisa digunakan untuk mengurangi gejala radang paru-paru yakni demam.

Paracetamol adalah salah satu jenis obat yang dapat mengurangi demam. Obat ini masuk ke dalam golongan analgesik yang digunakan untuk meredakan nyeri serta antipirteik untukmenurunkan demam. Bagaimana cara kerja parasetamol?

Parasetamol sendiri sebenarnya mengurangi rasa sakit yang biasanya diproduksi zat dalam tubuh. Kondisi ini biasa disebut dengan prostaglandin. Jenis zat ini sebenarnya adalah unsur yang dilepaskan oleh tubuh akibat reaksi bila ada kerusakan jaringan atau infeksi.Apalagi jika muncul peradangan, maka tubuh akan merasakan demam dan nyeri. Parasetamol bekerja untuk mencegah dan mengatasi gejala pada tubuh

10. Terapi Oksigen

Jenis terapi ini pertama kali ditemukan di Inggris pada 1755 dan mulai digunakan dalam bidang kedokteran pada awal 1800. Jenis terapi ini biasanya digunakan untuk mencegah serta mengatasi kondisi hikpoksemia. Hal ini merupakan kondisi ketika terjadinya penurunan jumlah oksigen dalam darah.

Radang paru-paru yang menyerang bagian alveolus memang sangat berisiko mengalami masalah pada penyebaran oksigen ke seluruh tubuh. Maka tingkat oksigen dalam darah mungkin saja bermasalah ketika seseorang mengalami radang paru-paru.Kondisi ini menyebabkan hipoksemia yang berujung pada kerusakan organ. Penyebab radang paru-paru seperti polusi udara dan kebiasaan buruk seperti merokok.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan