Sponsors Link

Penyakit Paru-paru Kering – Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Sponsors Link

Paru-paru merupakan organ yang terletak di rongga dada dan terlindungi oleh tulang rusuk. Paru-paru merupakan organ yang berukuran besar, dan terdiri dari dua bagian, yaitu paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Paru-paru kanan terdiri dari tiga gelambir, sedangkan paru-paru kiri terdiri dari dua gelambir. Bagian terkecil paru-paru adalah alveolus, yaitu kantung-kantung udara yang memiliki banyak pembuluh darah tempat terjadinya pertukarang oksigen dan karbondioksida.

ads

Paru-paru dilapisi oleh lapisan pembungkus paru-paru yang dinamakan pleura. Pleura berupa selaput lendir yang menjaga paru-paru tetap basah dan juga licin. Pleura sendiri terdiri atas dua lapisan yang menempel masing-masing pada paru-paru dan juga tulang rusuk, serta terdapat cairan di antara keduanya yang dapat mengurangi gesekan saat manusia sedang bernapas.

Pengertian Paru-paru Kering

Sebenarnya tidak ada istilah paru-paru kering dalam dunia kedokteran. Istilah paru-paru kering dikenal masyarakat sebagai suatu kondisi saat paru-paru mengalami kekurangan cairan di antara selaput pleura karena peradangan dan sebab lainnya, sehingga seseorang dapat mengalami gangguan dan rasa sakit saat bernapas. Manusia tidak dapat merasakan apakah paru-paru terasa kering atau tidak seperti selayaknya seseorang merasakan tenggorokannya kering atau tidak. Sensasi “kering” pada paru-paru bisa berupa rasa tidak nyaman yang dirasakan saat bernapas. Kadang-kadang, terasa juga sesak napas, pusing, mual, sakit kepala, keluar keringat dingin, dan lain-lain yang akan dibahas dalam bagian tersendiri (Baca juga: Ciri ciri Pneumonia)

Penyakit paru-paru kering dapat menyerang segala usia, karena penyebab penyakit paru-paru kering sangat erat kaitannya dengan udara yang dihirup sehari-hari (selain penyebab lainnya, misalkan konsumsi obat-obatan terlarang). Anak-anak pun bisa menjadi pengidap penyakit paru-paru kering karena asap atau polusi yang mereka hirup saat bernapas.

Penyebab Paru-paru Kering

Ada berbagai penyebab mengapa seseorang bisa terkena penyakit paru-paru kering. Di antara penyebabya adalah sebagai berikut:

1. Polutan

Polusi udara yang disebabkan karena adanya polutan berupa asap kendaraan, asap pabrik, hingga debu-debu di udara dapat membawa material asing berupa partikel-partikel berukuran sangat kecil (tak kasat mata). Partikel-partikel tersebut dapat terhirup saat seseorang sedang bernapas, karena udara yang dihirup telah tercemar. Partikel yang masuk dan terhirup ke dalam paru-paru dalam waktu lama dapat menyebabkan penimbunan dan infeksi pada paru-paru sehingga menimbulkan peradangan, termasuk pada selaput paru-paru dan cairan di dalamnya.

2. Asap rokok

Terhirupnya asap rokok dapat terjadi pada dua orang, yaitu perokok aktif dan perokok pasif. Kandungan nikotin dan tar yang ada dalam asap rokok yang dihembuskan (dan dihirup) oleh seseorang akan meracuni darah dan mengikat oksigen. Zat tersebut juga dapat melekat pada dinding paru-paru dan menyebabkan kerusakan paru-paru, termasuk pada cairan yang terdapat antara dua selaput pelindung paru-paru. (Baca juga: Gejala TBC pada Anak).

Hal yang paling dirugikan dalam kasus ini tentu saja para perokok pasif yang memang tidak merokok tapi menghisap asap rokok secara tidak sengaja, yang dihembuskan oleh para perokok yang berada di sekitarnya. Anak-anak termasuk kelompok usia yang rawan terkena bahaya asap rokok karena sistem imunitas mereka belum terbentuk sempurna layaknya orang dewasa. Jika para perokok tidak bisa menghentikan kebiasaannya, maka sebaiknya mereka mencari tempat tersendiri saat merokok agar tidak membahayakan orang lain yang tidak merokok.

Sponsors Link

3. Sistem imun yang lemah

Sistem imun memiliki kondisi yang berbeda dari waktu ke waktu, dan tentunya berbeda bagi setiap orang. Semua tergantung dari jenis aktivitas yang dilakukan, faktor usia, dan juga riwayat penyakit. Orang yang memiliki banyak kegiatan tanpa diimbangi makanan bergizi dan olahraga, sistem imunnya cenderung melemah.

Kemudian dari faktor usia, anak anak termasuk ke dalam golongan yang rawan terkena paru-paru kering karena sistem imunitasnya masih dalam tahap pertumbuhan, apalagi jika mereka tidak terbiasa mengonsumsi makanan bergizi, tidak diberi ASI, dan tidak diimunisasi. Kemudian, orang yang memiliki penyakit gangguan imunitas seperti HIV dan lupus rentan terkena penyakit ini karena HIV dan lupus menyerang sistem imun penderitanya.

4. Peradangan pada paru-paru akibat benda asing

Partikel yang amat kecil di udara dan tidak kasat mata dapat menjadi pencetus terjadinya gejala paru-paru kering. Partikel yang terhirup dan masuk ke dalam paru-paru dapat menyebabkan penimbunan di dalam paru-paru dan juga menyebabkan peradangan. Radang tersebut juag menyerang cairan yang mengisi ruang antara dua selaput pelindung paru-paru.

5. Penyalahgunaan obat-obatan 

Penyalahgunaan obat-obatan terlarang seperti jenis narkotika, morfin, ganja, heroin, dan zat adiktif lainnya mampu mengganggu sistem kerja tubuh. Selain mempengaruhi pikiran dan menyebabkan kecanduan, zat-zat ini juga terserap dalam darah, dan mengganggu kinerja banyak organ, tak terkecuali paru-paru. Zat-zat tersebut dapat menimbulkan radang dan gangguan paru-paru. Obat-obatan yang dijual bebas di apotik juga dapat beresiko apabila disalahgunakan atau dikonsumsi tidak sesuai dosis yang seharusnya.

6. Infeksi karena bakteri

Bakteri yang berukuran kecil dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh dan menyerang berbagai organ di dalam tubuh seseorang, termasuk paru-paru. Bakteri yang menyerang paru-paru dapat menimbulkan peradangan dan menyebabkan rasa sakit karena paru-paru yang terluka. Radang tersebut juga bisa terjadi pada cairan di antara pleura sehingga terjadilah gangguan paru-paru kering.

Gejala Paru-paru Kering

1. Pusing

Seseorang yang mengalami paru-paru kering dapat merasa tidak nyaman di kepala dan pusing akibat kekurangan oksigen, karena paru-paru kering menyebabkan sulit bernapas.

2. Rasa sakit pada bagian dada

Peradangan cairan paru-paru dapat menyebabkan nyeri pada bagian dada.Rasa sakit tersebut dapat terjadi pada salah satu bagian dada maupun keduanya, tergantung bagian mana yang terkena gangguan. Cairan paru-paru yang mengering menimbulkan pergesekan pada selaput paru-paru saat seseorang bernapas, sehingga menyebabkan sakit dan nyeri.

ads

3. Demam

Radang pada umumnya menimbulkan demam, sebagai pertanda bahwa tubuhnya sedang melawan serangan penyakit maupun infeksi pada bakteri.

4. Keringat dingin pada malam hari

Keringat dingin adalah gejala timbulnya keringat dalam tubuh namun kulitnya terasa dingin dan menggigil. Keringat dingin adalah indikasi munculnya penyakit serius dalm tubuh, berbeda dengan keringat biasa yang merupakan pertanda dari tubuh yang mengeluarkan kelebihan panas.

5. Mual

Rasa mual adalah salah satu akibat dari sesak napas yang dialami seseorang saat cairan dalam paru-parunya berkurang. Selain itu, mual juga dapat mengakibatkan seseorang kekurangan bahkan kehilangan nafsu makan. Akibatnya, badannya akan mengurus.

6. Napas sesak

Kekurangan cairan di antara selaput pelindung paru-paru dapat membuat seseorang kesulitan mengambil napas, sehingga dadanya terasa sesak. Umumnya orang akan merasa panik saat ia merasa sesak napas. Orang-orang di sekitar penderita harus segera membawanya ke rumah sakit atau klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Usahakan untuk tidak menelan apapun termasuk obat saat sesak napas, karena dapat semakin menghambat jalan napas dan menimbulkan resiko tersedak.

7. Batuk

Batuk sebenarnya adalah mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan zat asing dari dalam tubuh, khususnya organ pernapasan. Zat-zat asing yang terhirup dan mengganggu kerja paru-paru serta menimbulkan peradangan membuat seseorang mengalami batuk-batuk berkepanjangan, dan terus berlangsung hingga penyakitnya diobati. Jika gejalanyasudah parah, batuk dapat disertai dengan keluarnya sedikit darah.

8. Mudah lelah

Batuk terus menerus dan kekurangan oksigen akibat kesulitan bernapas membuat seseorang merasa mudah lelah, lemas, letih, lesu, dan berwajah pucat.

9. Nafsu makan menurun

Dampak dari kesulitan bernapas, mual, sakit kepala, dan pusing menimbulkan seseorang kehilangan selera makan. Nafsu makannya menurun, dan jika dibiarkan dalam waktu lama, ia akan kurus dan berat badannya mengalami penurunan.

Cara Mengobati Paru-paru Kering

1. Kulit manggis

Kulit manggis memiliki banyak khasiat, salah satunya adalah untuk mengobati paru-paru kering. Cara penggunaannya yaitu, pertama-tama siapkan beberapa kulit manggis yang sudah dibersihkan. Kulit manggis lalu direbus sampai mendidih, kemudian saring airnya. Air rebusan kulit manggis lalu diminum secara teratur.

2. Madu murni

Madu murni harganya memang lebih mahal dari madu pada umumnya, namun khasiatnya memang terbukti sangat baik. Madu murni juga dapat mengobati sakit paru-paru kering. Untuk mengobati penyakit ini, penderita dapat mengkonsumsi madu murni sebanyak dua hingga tiga kali dalam sehari secara rutin hingga gejala-gejala penyakitnya mereda.

3. Bunga rosela

Bunga rosela adalah bunga cantik berwarna merah yang berasal dari Afrika. Tanaman ini biasa diseduh untuk dijadikan minuman, baik hangat maupun dingin. Di Afrika negara asalnya, bunga rosela diolah menjadi jeli atau selai yang lezat. Khasiat bunga rosela akhir-akhir ini semain banyak diketahui orang, salah satunya adalah untuk meredakan batuk, antioksidan, dan antibiotik sehingga dapat melawan bakteri yang menyerang paru-paru. Cara penggunaannya, rebus bunga rosella yang sudah dibersihkan ke dalam air mendidih, saring, lalu minum secara teratur sebanyak dua kali dalam sehari hingga gejala paru-paru keringnya segera membaik.

Sponsors Link

4. Daun sirsak 

Dalam bentuknya yang sederhana, daun sirsak memiliki banyak kandungan aktif yang bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit, termasuk mengobati paru-paru kering. Kandungan tersebut adalah isoquinoline, lactones, dan lipid. Adapun manfaat daun sirsak yang lainnya adalah untuk mengobati asam urat, mengobati kanker, mencegah infeksi, meningkatkan sistem imun, mengobati nyeri punggung, mengobati rematik, dan lain-lain.

Penggunaan daun sirsak untuk mengobati paru-paru kering ini amat mudah. Cukup rebus daun sirak yang sudah dibersihkan ke dalam air mendidih, lalu saring dan minum air rebusan tersebut ketika sudah dingin. Saat mengonsumsi air rebusan daun sirsak untuk pengobatan paru-paru kering, sebaiknya penderita juga menghindari penyebab-penyabab paru-paru kering seperti polusi, asap rokok, dan lain-lain (seperti yang telah disebutkan sebelumnya).

5. Pertolongan medis

Segera mencari pertolongan medis, khususnya jika penderita merasa sulit bernapas dan juga terdapat tanda-tanda gawat lainnya seperti batuk yang mengeluarkan darah. Konsultasikan secara lengkap pada dokter untuk mendapatkan diagnosis lengkap mengenai penyakit paru-paru kering.

6. Melakukan isolasi

Penyakit pada paru-paru amat erat kaitannya dengan udara. Oleh karena itu, apabila seseorang sudah mengalami gejala-gejala paru-paru kering seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, maka sebaiknya ia melakukan hal-hal sebagai berikut:

  • menjauhi sumber asap rokok yang memungkinkan dirinya menghisap rokok
  • tidak merokok
  • memakai masker untuk mengurangi resiko jumlah polutan yang terhirup saat bernapas
  • menghindari penyalangunaan NAPZA dan obat terlarang lainnya
  • makan makanan sehat dan mendapatkan asupan nutrisi yang cukup
  • meningkatkan daya tahan tubuh dengan bantuan suplemen makanan

Mengobati gejala penyakit tanpa menjauhi sumber penyakit adalah perbuatan yang sia-sia. Oleh karena itu, sebaiknya seseorang melakukan isolasi diri untuk dirinya sendiri saat ia sudah terkena paru-paru kering. Jika seseorang masih sehat, jaga terus kesehatan dengan rajin berolahraga, makan makanan bergizi, dan menjauhi penyebab-penyebab penyakit paru-paru kering.

, ,
Oleh :