Sponsors Link

7 Penyebab Asma Kambuh Pada Malam Hari yang Perlu Diwaspadai

Sponsors Link

Seperti yang sudah diketahui oleh masyarakat pada umumnya, asma merupakan sebuah penyakit yang timbul karena penyempitan saluran nafas sehingga penderitanya anak mengalami kesulitan nafas, seperti sesak nafas, nafas pendek, batuk, dan nyeri pada dada. Penyakit asma ini tidak hanya diderita oleh anak-anak tetapi juga orang dewasa. Penyebab penyakit asma pada anak dan dewasa juga beragam, mulai dari lingkungan, cuaca, alergi hingga kelelahan.

ads

Indonesia yang merupakan negara tropis ini memiliki cuaca yang dapat menjadi salah satu penyebab asma kambuh pada penderita asma. Faktor cuaca tersebut menimbulkan Dampak bagi para penderita asma yang cukup besar mulai dari anak-anak hingga dewasa. Maka dari itu, sudah seharusnya kita meningkatkan pengetahuan kita mengenai penyakit asma ini.

Mayoritas, penderita asma akan mulai merasa asma nya kambuh pada malam hari disaat bersantai bahkan menjelang waktu istirahat dibandingkan pada siang hari saat melakukan aktivitas sehari-hari. Asma ini disebut asma nokturnal. Terdapat bermacam-macam penyebab asma kambuh pada malam hari. Berikut macam-macam penyebabnya:

1. Ritme Sirkardian

Merupakan sebuah irama atau ritme dari fungsi tubuh manusia yang biasanya akan terus berulang dalam 24 jam. Terkadang ritme sirkadian juga disebut jam tubuh manusia dimana pada jam-jam tertentu, fungsi pada tubuh manusia akan mengalami kondisi maksimal dan minimal. Akhir-akhir ini, ritme srikadian manusia banyak berubah seperti jam bangun dan jam tidur manusia. Apabila seseorang mengalami perubahan kegiatan atau fungsi tubuh, maka hal ini akan mempengaruhi fungsi yang lainnya.

Apa hubungannya dengan asma? Pada tubuh manusia terdapat hormon melatonin yang perubahannya berperan menjadi penyebab asma kambuh pada malam hari. Dan hormon melatonin ini juga berkaitan erat dengan ritme sirkardian dari seseorang. Apabila ritme sirkardian seseorang berubah, maka hormon melatonin ini ikut berubah, hal itulah yang menjadi penyebab asma kambuh pada malam hari.

Maka dari itu, usahakan untuk mempertahankan ritme sirkardian masing-masing. Seperti memperhatikan jam tidur jam bangun, jam makan, jam beraktivitas berat dan lain-lain. Agar dapat menghindari kambuhnya asma pada malam hari.

2. Posisi Tidur

Posisi tidur yang dipilih oleh kita ternyata menjadi salah satu penyebab asma kambuh pada malam hari. Contohnya  tidur terlentang meningkatkan kemungkinan penderita asma mengalami kambuh. Tidur terlentang mengakibatkan katup yang membatasi lambung dan esophagus akan terbuka dan mengakibatkan  isi lambung (asam dan enzim-enzim pendernaan) masuk ke dalam esophagus. Hal ini akan mengakibatkan dinding esophagus  akan mengalami kerusakan dan akan terasa nyeri di dada, sendawa, dan asam lambung. Kenaikan asam lambung ini akan menyebabkan iritasi dan batuk yang pada akhirnya akan memicu gejala asma.

Seperti halnya orang yang ingin menghindari mendengkur, penderita asma dapat menghindari kembuhnya asma di malam hari dengan merubah posisi tidur seperti menghadap kanan atau menghadap kiri.

Sponsors Link

3. Perubahan Suhu

Udara pada malam hari yang cenderung lebih dingin. Udara dingin pada malam hari memang sering menjadi penyebab asma kambuh pada sebagian besar penderitanya. Selain udara yang digin pada malam hari, perbahan suhu tubuh yang terjadi alami juga menjadi penyebabnya. Dalam artian, tubuh manusia saat tertidur akan mengalami penurunan suhu tubuh. Pada titik suhu tertentu, penderita asma kan mengalami gejala-gejala asma.

Untuk menghindarinya, penderita asma dapat menggunakan penghangat ruangan (heater), selimut, jaket, atau apapun yang dapat menghangatkan tubuhnya. Selain itu, diharapkan penderita asma dapat tidur ditempat yang nyaman seperti di atas kasur bukan tidur di lantai walaupun beralaskan tikar atau matras.

4. Perubahan Emosi & Stress

Sebuah survey menunjukkan bahwa emosi dan stress manusia cenderung meningkat menjelang tidur di malam hari. Maka dari itu orang yang mengantuk dan lelah akan lebih sering berkata jujur dan benar. Alih-alih istirahat, tubuh yang lelah dan mengantuk justru akan membawa pikiran kita untuk menjelajahi semua kejadian yang pernah terjadi. Disaat kita mengingat sesuatu yang membuat tingkat emosi dan stress kita meningkat, disitulah kemungkinan asma pada penderitanya akan kambuh.

Hal ini merupakan hal yang normal dan terjadi kepada manusia baik yang memiliki asma maupun tidak. Namun, untuk penderita asma, baiknya untuk mengurangi hal ini. Ketika menjelang tidur, cobalah untuk tenang dan tidak memikirkan banyak hal. Fokuslah kepada bagaimana kita ingin mengstirahatkan badan kita, tidak berpikiran macam-macam dan cobalah untuk tidur.

5. Flu, Batuk dan Gangguan Pernafasan Lainnya

Gangguan pernafasan seperti batuk dan flu menjadi salah satu penyebab asma kambuh pada malam hari. Karena flu dan batuk sangat bereaksi dengan perubahan suhu tubuh kita dan sekitar. Dengan perubahan suhu lingkungan menjadi semakin dingin, flu dan batuk akan muncul dan mempengaruhi gangguan pernafasan lainnya seperti asma untuk ikut muncul.

Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah hal ini adalah dengan sesegera mungkin melakukan pengobatan terhadap flu dan batuk tersebut. Selain itu, usahakan untuk menjaga suhu tubuh kita untuk tetap hangat agar tidak terpengaruh suhu lingkungan dan tidak memancing asma untuk kambuh.

Sponsors Link

6. Alergi Dalam Ruangan

Penderita asma akan sangat sensitif dengan berbagai macam aroma atau bau dalam ruangan. Terutama penderita asma yang kambuhnya dikarenakan alergi terhadap sesuatu. Alergi di dalam ruangan ini bisa berbentuk debu, bulu binatang, asap rokok, wangi parfum yang menyengat, dan lain-lain. Penderita asma dengan alergi seperti ini sangat rentan dengan bau-bau atau aroma tersebut sehingga mengakibatkan penderita asma harus merasakan tidak nyaman nya bernafas.

Untuk itu, rajinlah membersihkan kamar anda agar terhindar dari debu dan bulu hewan sehingga asma anda tidak kambuh pada waktu yang tidak tepat. Selain itu, hindari penggunaan parfum atau wewangian yang menyengat sehingga tidak mengganggu indra penciuman anda.

7. Pengaruh Tidur

Pada akhir-akhir ini, pengaruh tidur pada kambuhnya asma menjadi salah satu topik yang menarik untuk diteliti. Beberapa peneliti menyebutkan bahwa kerja paru-paru akan meningkat ketika seseorang sedang tertidur dengan kenaikan resistensi bronkus 230% dibandingkan pada waktu bangun. Angka tersebut menunjukan bahwa beratnya kerja pernafasan manusia ketika sedang tertidur dari pada saat terbangun. Jika hal ini terjadi, penderita asma akan mengalami penyumbatan bronkus yang lebih besar  dan akan mengalami sesak nafas atau kesulitan bernafas pada saat tertidur. Sehingga dapat simpulkan bahwa tidur memegang peranan dalam penyempitan saluran nafas, tetapi bukanlah yang terpenting

Nah, itulah 7 hal yang menjadi penyebab asma kambuh pada malam hari. Dengan memperhatikan beberapa hal diatas, diharapkan para penderita asma dapat lebih nyaman beristirahat pada malam hari. Tetapi perlu diingat kembali bahwa penyebab asma kambuh dapat diketahui oleh masing-masing penderita. Karena tidak semua penyebab diatas dialami oleh para penderita asma di malam hari.

Semoga dengan artikel ini penderita asma lebih berwaspada dan hipup dengan sehat. Share artikel ini ke teman-temanmu jika bermanfaat.

, ,
Oleh :
Kategori : Asma