Sponsors Link

Waspadai 8 Penyebab Sesak Nafas Tiba-tiba yang Membahayakan

Sponsors Link

Penyebab sesak nafas tiba-tiba ada beberapa faktor misal paparan virus/bakteri/kondisi lain seperti sesak nafas karena masuk angin atau bahkan sesak nafas karena alergi akan hal-hal tertentu, dimana kondisi kurangnya oksigen yang masuk dan keluar melalui paru paru. Pernafasan terjadi adanya udara masuk dan keluar melalui paru paru, jika asupan oksigen berkurang membuat sesak nafas dikarenakan saluran pernafasan terhambat.

ads

Gejala sesak nafas yang umum terjadi dialami oleh seseorang antara lain:

  • Kulit berubah warna karena kekurangan oksigen hingga membiru.
  • Denyut nadi menjadi lebih cepat karena adanya gangguan pada sistem pernafasan hingga kerja jantung berat dalam memompa darah mengandung oksigen ke seluruh tubuh.
  • Lemas, mual dan muntah, dimana kekurangan oksigen terdapat tekanan pada lambung mengakibatkan asam lambung naik.

Gejala sesak nafas pada malam hari juga pernah dialami oleh seseorang terkena penyakit paru paru dimana adanya gangguan pada pernafasan yang disebabkan oleh bahaya paru paru bocor dalam tubuh. Supaya tidak terkena penyakit paru paru harus mengetahui terlebih dahulu gejala awal sakit paru paru, sehingga dapat melakukan pencegahan penyakit paru paru dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut beberapa penyebab sesak nafas tiba-tiba antara lain:

1. Tersedak

Hal ini terjadi karena makan yang tergesa-gesa, jika tejadi sedikit kesalahan membuat makanan masuk ke saluran pernafasan membuat peredaran oksigen ke seluruh tubuh menjadi terhambat. Dalam mengunyah makanan ada aturan hitungan 32 kali agar makanan dapat terserap dengan baik dalam tubuh hingga tidak membuat seseorang tersedak hingga menghambat pernafasan dan sehabis makan sebaiknya meminum air putih supaya melancarkan saluran pencernaan dalam tubuh.

2. Asma

Penyakit asma ini dapat dialami oleh anak-anak sampai dewasa yang sifatnya kambuhan yang disebabkan oleh banyak hal seperti alergi debu dan dingin, dimana otot-otot dalam sistem pernafasan bermasalah dengan adanya paparan virus dan bakteri.

3. Keracunan karbon monosida

Polusi udara membuat racun masuk ke dalam sistem pernafasan seperti karbon monosida yaitu asap rokok dan kendaraan bermotor yang mengganggu aliran oksigen ke seluruh tubuh dapat berujung kematian, ada beberapa cara menghilangkan asap rokok di paru paru dengan cepat.

4. Infeksi saluran pernafasan (ISPA)

Hal ini disebabkan oleh bakteri maupun racun yang mempengaruhi bagian tenggorokan, hidung, amandel hingga kulit, dimana gejalanya demam ringan, denyut nadi yang lebih cepat tiba-tiba dan sakit tenggorokan. Infeksi saluran pernafasan ini disebabkan oleh terhambatnya saluran pernafasan bagian atas.

Sponsors Link

5. Gagal jantung

Gagal jantung menjadi salah satu penyebab sesak nafas tiba-tiba yang cukup serius, dimana otot jantung mengalami kerusakan hingga tidak mampu bekerja secara maksimal dalam memompa darah beserta oksigen ke seluruh tubuh.

6. Serangan panik atau kecemasan

Serangan panik atau kecemasan membuat denyut nadi berdetak lebih kencang dan membuat nafas cepat atau dalam. Seseorang yang terkena penyakit paru paru mempunyai gejala sering cemas tentang sesuatu hal hingga membuat orang sekitar menjadi ikut cemas dalam menjalankan kegiatan setiap hari.

Sponsors Link

7. Pola makan buruk

Pola makan yang buruk juga bisa menyebabkan seseorang terkena sesak nafas apalagi jika kebanyakan memakan makanan yang mengandung lemak, karena ada beberapa makanan penyebab sesak nafas yang harus dihindari.

8. Patah tulang rusuk

Seseorang yang mengalami patah pada tulang rusuknya akan menyebabkan fungsi paru paru kurang dapat berfungsi dengan baik, dikarenakan tulang rusuk mempunyai fungsi mengalirkan udara dari hidung menuju rongga tenggorokan dan jantung hingga membuat saluran pernafasan menjadi terganggu membuat sesak nafas.

Dengan demikian penyebab sesak nafas tiba-tiba yaitu kurangnya oksigen yang disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, pola makan buruk, merokok serta mengkonsumsi alkohol bahkan polusi udara seperti asap rokok dan kendaraan bermotor.

, , , , ,