Sponsors Link

Pneumotoraks – Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Sponsors Link

Sebelumnya, tahu nggak sih apa itu Pneumotoraks? Eits, ini bukan nama makanan lho, tapi nama penyakit yang menyerang paru-paru kita. Untuk kamu ketahui, bahwa Pneumotoraks ini merupakan salah satu jenis penyakit paru-paru yang dikarenakan adanya penggumpalan udara atau gas di dalam rongga pleura. Rongga pleura ini letaknya di antara toraks dan paru-paru.

ads

Pneumotoraks ini merupakan penyakit paru-paru yang dibedakan menjadi dua jenis yang di antaranya:

  • Pneumotoraks Primer merupakan penyakit pneumotoraks yang menyerang secara tiba-tiba kepada orang yang tidak memiliki penyakit paru-paru kronis.
  • Pneumotoraks Sekunder merupakan penyakit pneumotoraks yang menyerang secara tiba-tiba kepada orang yang sudah memiliki penyakit paru-paru.

Bahkan akhir-akhir ini telah beredar bahwa penyakit pneumotoraks ini terjadi pada kita yang dikarenakan adanya trauma fisik pada dada. Selain itu juga bisa terjadi karena adanya cedera karena komplikasi dan ledakan.

Eits, karena ledakan? Ledakan apa itu?

Tahu kah kamu, kalau udara yang keluar dari paru-paru ke rongga pleura jika terjadi secara berlebihan atau adanya gangguan, maka akan terjadi pemenuhan kantung udara di paru-paru sehingga timbullah ledakan atau bulla. Nah salah satu penyebab adanya meledaknya udara ini adalah adanya latihan fisik yang terlalu berlebihan. Jadi, hati-hatilah dalam berlatih fisik, kalau berlebihan maka akan terjadi ledakan udara dan timbul penyakit pneumotoraks.

Tak hanya latihan fisik yang berlebihan, bahwa penyakit paru-paru seperti asma dan chronic obstructive pulmonary disease juga dapat memicu timbulnya penyakit pneumotoraks.

Gejala Penyakit Pneumotoraks

Nah, kalau sudah tahu apa itu penyakit pneumotoraks, maka saatnya kita mengetahui gejala-gejala apa saja yang timbul ketika pneumotoraks ini mulai menyerang paru-paru kita. Jadi, kalau kita tahu gejala-gejalanya, maka kita dapat segera mengatasinya dengan pengobatan atau pencegahan terjadinya pneumotoraks.

Berikut ini adalah beberapa gejala yang timbul adanya penyakit pneumotoraks:

  • Rasa Nyeri di Dada

Jika terkadang kamu pernah merasakan nyeri di dada secara tiba-tiba, maka sebaiknya kamu perlu memperhatikan hal itu. Karena bisa jadi itu adalah gejala pneumotoraks. Sehingga jangan anggap remeh, segera periksalah kesehatanmu ke dokter. Apalagi dada terasa nyeri sekali, maka hal ini perlu dikhawatirkan. Segeralah pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan secara berlanjut. Kalau perlu segera telepon ke unit gawat darurat untuk mendapatkan pemeriksaan secara eksklusif.

  • Sulit Bernapas

Umumnya, para perokok secara sadar atau tidak sadar, mereka kerap mengalami kesulitan dalam bernapas. Ya, terkadang mereka mengganggap hal itu hanya hal remeh saja. Padahal, hal ini sangatberbahay bagi paru-paru mereka. Bisa saja ini adalah gejala adanya pneumotoraks.

Sponsors Link

  • Sesak Dada

Apalagi jika kamu mulai merasakan sesak dada yang begitu hebat, maka kamu perlu segera memeriksakan kondisi paru-paru kamu ke dokter spesialis paru-paru. Jangan ditunda atau dianggap remeh masalah ini. Karena jika terlambat, maka akan berakibat fatal.

  • Denyut Jantung

Gejala berikutnya adalah adanya denyut jantung yang lebih cepat dari biasanya. Nah, hal ini biasanya dikarenakan jantung bekerja ekstra karena kondisi paru-paru sudah mulai menurun. Sehingga untuk memopa udara dan darah, jika jantung bekerja secara ekstra, maka dapat mengakibatkan adanya penggumpalan udara dalam paru-paru, sehingga terjadilah penyakit pneuomotoraks.

  • Cepat Lelah

Mungkin kondisi cepat lelah dalam tubuh kita adalah sesuatu yang wajar. Tapi, jika cepat lelah secara berlebihan, itu adalah hal yang tidak wajar lagi. Karena jika kondisi tubuh kamu akan terasa cepat lelah secara berlebihan, maka dapat dimungkinkan bahwa paru-paru kamu sedang terjadi gangguan.

  • Warna Kulit

Gejala selanjutnya mengenai pneumotoraks ini adalah dengan ditandai adanya warna kulit yang tiba-tiba berubah menjadi kebiruan. Perlu kamu ketahui ketika warna kulit berubah menjadi warna kebiruan, maka dimungkinkan kalau kamu sedang kekurangan oksigen. Nah, orang yang mengalami kekurangan oksigen ini lebih mudah terkena penyakit pneumotoraks.

Namun, tidak semua gejala-gejala di atas merupakan gejala dari penyakit pneumotoraks. Bahkan tidak semua penyakit pneumotoraks ini menampakan gejala-gejala di atas. Karena penyakit pneumotoraks ini dapat menyerang secara tiba-tiba. Bisa saja gejala pneumotoraks terjadi di dalam paru-paru yang tidak terlihat. Contohnya adalah pecahnya bleb dalam paru-paru. Bleb merupakan sejenis kantung udara dalam paru-paru sebagai cadangan udara dalam tubuh manusia.

Cara Mengobati Pneumotoraks

Jika Anda atau keluarga Anda terkena penyakit pneumotoraks, lebih baik segera obati dengan beberapa cara berikut ini. Sebenarnya beberapa cara berikut ini juga dapat digunakan sebagai pencegahan agar penyakit pneumotorak menyerang paru-paru. Dengan begitu, tujuan utama dari pengobatan pneumotoraks ini yaitu untuk mengurangi atau meminimalisir tekanan pada paru-paru Anda, sehingga dapat mencegah adanya pneumotoraks pada paru-paru Anda. Dengan mengurangi tekanan pada paru-paru, maka paru-paru tidak akan bekerja secara ekstra lagi dalam memompa udara dalam tubuh.

Dalam pengobatan penyakit pneumotoraks sebenarnya dibedakan menjadi dua bagian, yaitu pneumotoraks berat dan ringan. Berikut ini adalah cara pengobatannya.

ads

Cara Mengobati Pneumotoraks Ringan

Untuk penderita pneumotoraks ringan sebenarnya perlu pengobatan yang cukup serius juga agar dapat meminimalisir atau mengurangi resiko pada paru-paru dan mencegah terjadinya pneumotoraks lebih berat lagi.

Penyakit pneumotoraks ringan ini sebenarnya adanya sebagian kecil pada paru-paru yang kolaps atau terdapat gangguan. Hal ini perlu diseksama dan diperhatikan secara khusus. Anda bisa melakukan cara-cara berikut ini:

  • Memberikan oksigen dengan menggunakan masker, jika pasien sedang mengalami kesulitan atau gangguan pada pernapasannya.
  • Umumnya, jika terdapat pasien pneumotoraks ringan yang sudah menjalani penanganan dokter selama seminggu lebih, maka pasien perlu di-
  • Lakukan tahap rontgen tersebut secara berkala hingga paru-paru pasien normal kembali dan dapat bernapas dengan normal.

Cara Mengobati Pneumotoraks Berat

Untuk penderita pneumotoraks berat ini harus segera diobati dengan penuh ekstra. Karena untuk para penderita pneumotoraks berat ini lebih membutuhkan penanganan yang khusus untuk menangani pernapasannya. Umumnya, mereka mengalami gangguan pernapasan karena adanya udara yang menggumpal atau menimbun di dalam kantong udara. Nah, cukup mengerikan jika udara dibiarkan tertimbun dalam kantong udara. Sehingga perlu penanganan yang khusus bagi penderita pneumotoraks berat ini. Berikut ini adalah cara mengobatinya:

  • Gunakanlah jarum untuk memasukkan selang ke rongga dada pasien. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi tekanan pada paru-paru pasien.
  • Lakukan hal tersebut, hingga pasien dapat bernapas normal.
  • Melakukan operasi pernapasan. Hal ini dilakukan jika pasien sudah sulit ditangani dengan menggunakan selang bantuan pernapasan atau tidak menunjukan hasil yang memuaskan setelah melewati beberapa penanganan.

Pasien pneumotoraks berat ini adalah orang yang sangat sulit sekali dalam bernapas, karena gangguan pada kantung udara yang telah menyimpan udara terlalu banyak, sehingga terjadi penimbunan. Dengan demikian, mereka perlu alat bantu dalam bernapas dengan menggunakan selang bantuan pernapasan tersebut.

Penyebab Pneumotoraks

Kamu juga perlu mengetahui beberapa penyebab kenapa pneumotoraks ini bisa terjadi pada paru-paru kamu. Namun, beberapa penyebab ini juga dibedakan dari berbagai jenis pneumotoraks ini, sehingga terdapat beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya pneumotoraks pada paru-paru kita.

  • Pneumotoraks Spontan Primer

Pneumotoraks spontan primer ini bisa terjadi pada orang sehat sekalipun. Jadi, jangan anggap enteng bahwa penyakit ini hanya untuk orang-orang yang tidak memperhatikan paru-parunya. Bahkan orang sehat sekalipun juga dapat terserang pneumotoraks. Satu di antaranya adalah pneumotoraks spontan primer. Itu sebabnya pneumotoraks ini dikatakan spontan, karena akan menyerang secara mendadak.

Penyakit ini umumnya disebabkan oleh adanya cedera atau penyakit pada paru-paru. Nah, kebanyakan di ilmu kedokteran khususnya paru-paru, bahwa pneumotoraks spontan primer ini terjadi karena adanya bleb yang pecah. Bleb merupakan lepuh udara yang terbentuk dan posisinya di atas paru-paru. Memang sih, kalau bleb bukanlah suatu penyakit, namun, jika terjadi kebocoran dapat membuat penyakit pada paru-paru.

Bleb yang bocor atau pecah dapat menyebabkan udara dari paru-paru mengalami kebocoran hingga masuk rongga dada. Di sinilah udara akan mengganggu alat pernapasan yang lainnya.

Sponsors Link

  • Pneumotoraks Sekunder

Pneumotoraks sekunder sudah kita jelaskan di atas ya, kalau pneumotoraks sekunder ini merupakan jenis pneumotoraks yang menyerang orang yang memang sudah memiliki penyakit paru-paru sebelumnya. Jadi, bisa dikatakan kalau penyakit pneumotoraks sekunder ini merupakan tahap selanjutnya dari penyakit paru-paru sebelumnya yang tidak segera diobati alias terlambat dalam pengobatannya.

Penyakit paru-paru tersebut itu di antaranya seperti adanya gangguan pada saluran pernapasan, infeksi paru-paru, gangguan paru-paru intersitital, gangguan jaringan ikat, dan juga kanker pada paru-paru. Namun, umumnya penyakit paru-paru yang dapat menyebabkan pneumotoraks sekunder ini adalah TBC, emfisema, ankylosing spondylitis, asma berat akut, kanker paru-paru, dan cystic fibrosis.

  • Pneumotoraks Tegang

Pneumotoraks tegang atau biasa disebut sebagai ketegangan pneumotoraks dalam ilmu medis paru-paru merupakan jenis pneumotoraks yang disebabkan karena adanya tekanan udara pada rongga yang terlalu berlebihan, sehingga membuat tekanan semakin tinggi. Hal ini biasanya disebabkan adanya laserasi pada paru-paru yang membentuk dalam katup satu arah, sehingga membuat udara kemungkinan keluar dari paru-paru namun tidak bisa masuk kembali ke paru-paru, sehingga dalam paru-paru terdapat kekosongan dan di luar paru-paru terjadi penimbunan udara.

  •  Pneumotoraks Traumatik

Untuk jenis pneumotorak traumatic ini merupakan jenis pneumotoraks yang disebabkan karena adanya cedera pada dada kita. Dengan adanya cedera pada dada kita, maka hal ini dapat menyebabkan adanya udara yang bocor dari paru-paru ke rongga dadar, sehingga membuat penimbunan udara di luar paru-paru dalam tubuh. Nah, cedera dada ini biasanya terjadi karena kecelakaan fisik atau di luar tubuh seperti luka tusuk, luka tembak, kecelakaan yang dapat membuat dada mengalami cedera.

Itulah beberapa hal mengenai pneumotoraks. Setelah kamu mengetahui pengertian, gejala, dan cara pengobatan dari penyakit pneumotoraks, kamu jadi lebih paham dengan sekitar dan kondisi badan kamu dan keluarga kamu. Semoga artikel ini bermanfaat dan bagikan informasi ke yang lainnya.

, , ,
Oleh :
Kategori : Pneumotraks