Sponsors Link

6 Jenis Resiko Sedot Cairan di Paru Paru yang Berbahaya

Sponsors Link

Resiko sedot cairan di paru paru pastinya ada bagi setiap penderita efusi pleura di mana ada kelebihan cairan yang dialaminya. Kelebihan cairan di paru paru memang bukan masalah kesehatan paru paru yang masih baru. Sudah cukup banyak masyarakat yang menderita penumpukan cairan di paru paru dan semuanya pun harus melakukan upaya mengatasinya.

ads

Upaya mengatasi kelebihan cairan di paru paru ini dilakukan dengan melakukan sedot cairan. Namun tidak hanya sedot cairan satu-satunya cara untuk mengeluarkan cairan di paru paru anda. Ada beberapa cara lain yang dapat digunakan, namun cara sedot cairan di paru paru menjadi cara yang paling banyak dilakukan.

Sedot cairan dilakukan pada seseorang yang kesulitan bernapas karena paru paru mengalami kelebihan cairan. Cairan terus menumpuk sehingga ada berbagai gejala gangguan pernapasan yang ditunjukkan oleh pasien terkait. Walau dalam tahap ringan memang penumpukan cairan tidak menimbulkan banyak gejala, tapi pada tahap yang lebih parah gejala yang dialami pun akan semakin terasa.

Penderita dapat mengalami sesak nafas hingga demam karena penumpukan yang terjadi di paru paru, seperti yang dialami oleh penderita efusi pleura bilateral misalnya. Tentunya anda tidak bisa membiarkan kondisi ini dan harus segera berkonsultasi dengan dokter dalam melakukan upaya untuk mengatasinya.

Jika dokter menyarankan untuk melakukan sedot cairan, maka artinya cara tersebut merupakan cara yang dilakukan dokter untuk menghilangkan penumpukan cairan di paru paru sesuai tingkat keparahannya.

Diketahui sedot cairan memang efektif untuk mengurangi jumlah cairan di dalam paru paru anda. Jika tidak ada halangan berarti, bahkan anda dapat menggunakan fungsi paru paru secara maksimal lagi. Hanya saja kebanyakan orang tidak mengetahui ada resiko dari sedot cairan di paru paru yang perlu diperhatikan.

Resiko sedot cairan di paru paru ini terjadi sebagai efek samping dari tindakan medis yang dilakukan. Lalu sebenarnya apa saja jenis resiko tersebut?

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian di atas, sedot cairan di paru paru adalah upaya untuk mengatasi penumpukan cairan paru paru yang ditemukan. Walau bertujuan untuk pengobatan, ternyata tindakan ini pun memiliki resiko efek samping.

Artinya dalam melakukan tindakan medis sedot cairan di paru paru anda dapat mengalami efek samping yang juga membahayakan. Agar dapat menghindari hal ini, maka sebaiknya anda mengetahui dan mewaspadai macam resiko tersebut sebelumnya. Itulah mengapa pada bagian di bawah ini akan dijelaskan apa saja 6 jenis resiko sedot cairan untuk diwaspadai!

  1. Infeksi

Pertama, anda harus mewaspadai resiko infeksi akibat dari sedot cairan di paru paru yang dilakukan. Infeksi sangat mungkin terjadi pada sedot cairan yang menggunakan selang plastik khusus ataupun kateter sebagai terapi efusi pleura yang juga merupakan salah satu kelainan kelebihan cairan paru paru.

Biasanya penyebab infeksi adalah luka di bagian dada yang dikenakan pemasangan alat sedot tersebut. Oleh sebab itu, pastikan untuk melakukan berbagai upaya untuk mencegah infeksi di luka ini.

Sponsors Link

  1. Demam Tinggi

Jika terjadi infeksi selama atau saat dilakukan sedot cairan paru paru, maka pastinya anda akan mengalami efek samping lainnya. Salah satu gejala infeksi paru paru tersebut dapat ditunjukkan dalam hal meningkatnya suhu badan anda, atau dengan kata lain mengalami demam tinggi. Kondisi demam tinggi membuat tubuh anda menjadi terasa tidak sehat dan sulit untuk melakukan aktivitas normal setiap harinya.

  1. Masih Ada Cairan Tersisa

Resiko lain yang harus anda waspadai dari sedot cairan yang dilakukan di paru paru adalah ternyata masih ada cairan yang tersisa. Artinya walau setelah disedot, produksi dan penumpukan cairan di dalam paru paru terus terjadi. Akibatnya anda tidak bisa hanya melakukan sedot cairan satu kali. Mungkin dibutuhkan sedot cairan dalam jangka panjang dan pastinya mendapati resiko yang lebih besar juga.

  1. Kesulitan Bernapas

Saat anda melalui proses sedot cairan di paru paru, jangan remehkan gejala mengalami kesulitan bernapas. Kesulitan bernapas atau sesak napas ini bisa jadi adalah salah resiko sedot cairan di paru paru yang anda rasakan. Artinya selama sedot cairan dilakukan, mungkin fungsi dari paru paru akan mengalami gangguan yang akibatnya anda merasa kesulitan untuk bernapas normal.

Sponsors Link

  1. Nyeri Dada

Ada banyak juga pasien sedot cairan di paru paru yang mengeluhkan terasa nyeri dada. Nyeri dada ini terjadi karena efek dari cairan yang disedot seperti pada pengobatan efusi pleura. Jika cairan yang disedot keluar ternyata terlalu banyak, artinya fungsi pelumas dari cairan tersebut tidak bekerja pada paru paru. Efeknya akan terasa nyeri saat anda bernapas karena tidak adanya pelumas.

  1. Batuk Kronis

Terakhir, waspadai resiko batuk kronis yang dialami karena sedot cairan yang dilakukan. Batuk yang dialami akan sangat menunjukkan tanda-tanda kronis karena adanya pencemaran udara di paru paru selama sedot cairan dilakukan.

Pencemaran ini dapat diakibatkan oleh prosedur yang tidak tepat dilakukan atau persiapan alat-alat yang digunakan dalam sedot cairan di paru paru tersebut.

Demikianlah tadi penjelasan mengenai apa saja 6 jenis resiko sedot cairan di paru paru yang mungkin akan anda lakukan. Tentunya setelah mengetahui informasi mengenai resiko ini anda menjadi lebih siap untuk melalui tindakan medis tersebut. Sekaligus anda pun dapat menghindari pemicu resiko sedot cairan paru paru terjadi pada anda nantinya. Semoga dengan informasi ini juga anda dapat kembali sehat dan paru paru anda kembali berfungsi normal!

, , ,
Oleh :
Kategori : Gaya Hidup