Sponsors Link

6 Cara Mengatasi Sesak Nafas Karena Masuk Angin pada Anak

Sponsors Link

Masuk angin merupakan penyakit yang secara pasti diketahui oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Masuk angin ini tidak memiliki nama medis secara pasti. Karena gejala masuk angin ini hampir mirip dengan gejala flu atau influenza dan gejala asma. Masuk angin ini adalah sebuah istilah yang digunakan apabila anak anda mengalami demam, perut kembung, cegukan, sesak nafas dan meriyang. Masuk angin adalah penyakit yang disebabkan oleh cuaca dingin dan tidak ratanya gas dalam tubuh kita.

ads

Melihat curah hujan yang semakin meningkat, dan kebiasaan anak yang suka bermain air khususnya bila hujan datang, masuk angin menjadi penyakit langganan bagi anak. Anak yang senang hujan-hujanan atau bermain air selama hujan berlangsung akan cenderung lebih sering merasakan masuk angin dari pada anak yang bermain di dalam rumah. Karena pada umumnya udara dingin dan hujan yang menjadi penyebab sesak nafas dan penyebab asma pada anak dan menimbulkan masuk angin.

Anak akan sangat mudah rewel ketika mengalami masuk angin ini. Biasanya anak akan sulit makan atau tidak napsu makan, lemas, puca dan tidak bertenaga. Apalagi jika anak mulai merasakan sesak nafas pada dada, hal ini membuat anak tidak nyaman dan sulit tidur. Untuk mengatasi ke khawatiran para orangtua, berikut 6 cara mengatasi sesak nafas karena masuk angin pada anak yang dapat diterapkan:

1. Minyak Kayu Putih

Minyak kayu putih menjadi cara mengatasi sesak nafas karena masuk angin pada anak yang sangat mudah untuk dilakukan. Orangtua cukup mengoleskan kayu putih pada bagain tertentu pada anak sembari memijatnya perlahan. Minya kayu putih ini dapat diaplikasikan pada tengkuk, tenggorokan, dada, punggung dan perut.

Tengkurepkan anak pada bahu anda, pijat perlahan punggung anak menggunakan minyak kayu putih. Rasa hangat yang ditimbulkan oleh minyak kayu putih akan membuat anak nyaman dan sesak nafas pada dadanya berkurang. Selain itu, aroma minyak kayu putih yang enak dan khas akan menenangkan anak dan membuat anak tertidur dengan mudah.

2. Seduhan Jahe

Jahe merupakan bumbu dapur yang sangat bermanfaat bagi kita. Selain berfungsi menghangatkan tubuh, jahe juga dapat mengurangi rasa sesak pada anak ketika masuk angin. Orangtua dapat menyeduh satu ruas jari kahe yang sudah di memarkan dengan dua gelas air putih. Seduh jahe hingga air menjadi 1 gelas air saja.

Jika anak tidak menyukai rasa jahe yang pedas ini, orangtua dapat menyeduh jahe dan mencampurnya dengan susu kental manis. Anak akan lebih senang menikmati rasa jahe yang pedas-hangat dan sensasi manis dari susu yang tecampur rata.

Seduhan jahe ini dapat langsung dikonsumsi oleh anak selagi hangat. Jangan lupa berikan pijatan ringat pada bagian tubuh anak yang terasa sakit dan sesak.

3. Jeruk Hangat

Buah jeruk yang memiliki rasa enak serta manis menjadi salah satu pilihan yang tepat diantara beberapa cara mengatasi sesak nafas karena masuk angin pada anak. Orangtua tidak perlu khawatir akan rewelnya si anak ketika diminta untuk meminum jeruk hangat ini. Selain rasanya yang manis dan aromanya yang segar, jeruk merupakan buah yang sangat mudah ditemui dan memiliki beragam manfaat selain mengatasi sesak sekaligus masuk angin.

Sponsors Link

Anda dapat membuatkan anak anda jeruk hangat menggunakan jeruk nipis atau jeruk peras. Keduanya memiliki kandungan yang sama, hanya diberikan sedikit perbedaan saat menyajikannya. Jika ingin menggunakan jeruk nipis, berikan lebih banyak gula pada segelas jeruk nipis hangat agar anak tidak terlalu merasa terganggu dengan rasa asam nya. Jika menggunakan jeruk peras, anda tidak perlu repot-repot menambahkan gula ke dalamnya kecuali jika memang anak menginginkan rasa yang lebih manis.

Keduanya dapat digunakan oleh orangtua sebagai alternatif yang mudah untuk mengobati sesak nafas pada anak karena masuk angin.

4. Teh Peppermint

Pengetahuan orang Indonesia soal teh peppermint ini memang masih sangat kurang terutama untuk manfaat dan cara penggunaannya. Teh peppermint ini bisa di dapatkan di beberapa minimarket atau supermarket terdekat. Bagi anda yang khawatir soal rasa, sebaiknya hilangkan jauh-jauh kekhawatirannya karena teh peppermint ini terasa enak.

Teh Peppermint ini memiliki aroma yang tajam seperti aroma menthol, namun aroma ini yang akan mengobati sesak nafas pada anak yang dikarenakan masuk angin. Aroma menthol ini akan melegakan pernafasan anak dan dapat membuat anak nyaman untuk beristirahat. Teh peppermint ini juga mengandung anti bakteri yang langsung membunuh kuman-kuman dalam tubuh anak.

5. Teh Lemon

Siapa yang tahu teh lemon atau lemon tea  yang biasa kita pesan di tempat makan ternyata berkhasiat untuk mengobati sesak nafas pada anak karena masuk angin? Nah, lemon tea ini mengandung vitamin C dan anti oksidan yang tinggi sehingga membersihkan setiap sistem yang ada di dalam tubuh anak. Baik sistem pernafasan, pencernaan dan peredaran darah. Ketika lemon tea ini sudah diminum anak, dapat dipastikan anak akan segera sehat kembali dan mulai bernafas dengan lancar.

Selain mengandung vitamin C dan anti oksidan, lemon tea juga berperan sebagai anti septik alami yang dapat membantu tubuh anak untuk melawan dan mencegah berbagai infeksi dan penyakit yang akan atau bahkan sedang menyerang tubuh anak. Jadi, teh lemon ini salah satu pilihan yang tepat untuk disajikan kepada anak saat anak mengalami sesak nafas karena masuk angin.

Sponsors Link

6. Bawang Merah dan Minyak Telon

Meskipun terbilang tradisional duet bawang merah dan minyak telon ini masih banyak digunakan dan dibuktikan ampuh untuk mengurangi sesak nafas karena masuk angin pada anak. Terdapat dua macam cara yang masih sering digunakan para orangtua untuk anak.

  • Bawang merah dapat diparut sampai halus dan dicampur minyak telon, lalu dibalurkan ke perut, dada dan punggung anak. Agar anak anda merasa nyaman dan hangat. Rasa nyaman dan hangat itulah yang nantinya akan mengurangi sesak nafas pada anak dan mengusir masuk angin secara cepat.
  • Bawang merah dapat di oleskan pada punggung anak dengan teknik kerokan yang biasa orang dewasa lakukan. Oleskan minyak telon secara merata pada punggung anak, lalu bawang merah pada punggung anak secara perlahan sampai muncul warna merah pada punggung anak. Tanpa menunggu waktu yang lama, anak akan bereaksi seperti sendawa atau kentut sebagai pertanda bahwa anak sedikit merasa lega dan “angin” yang ada di tubuh anak secara perlahan pergi dan nafas anak kembali normal.

7. Istirahat yang Cukup

Anak yang mengalami sesak nafas karena masuk angin diharapkan dapat diistirahatkan secara cukup oleh orangtua. Sementara, batasi dulu aktifitas dan kegiatan anak agar anak bisa kembali sehat dan ceria seperti sedia kala. Hangatkan tubuh anak dengan selimut, beri anak makanan dan minuman hangat, pijit anak perlahan, merupakan beberapa perpaduan tindakan yang akan membuat anak merasa lebih baik.

Itulah 7 cara mengatasi sesak nafas karena masuk angin pada anak yang dapat orangtua terapkan dengan mudah. Waspadai perubahan suhu tubuh dan sikap anak ketika anak mulai menunjukkan gejala masuk angin. Karena, beberapa kasus masuk angin dijadikan pertanda bahwa anak mengalami penyakit lain yang lebih parah.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Asma