Sponsors Link

10 Tanda-tanda Paru-paru Berair dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Apakah Anda pernah mengalami paru-paru berair? Bagaimana tanda-tanda awal paru-paru berair? Apa yang menyebabkan paru-paru berair? Bagaimana cara mengataisnya? Paru-paru berair terjadi karena kantung paru-paru yang terisi cairan terlalu banyak. Penyebab paru-paru berisi cairan, diantaranya arteri koroner melemah, kelainan otot jantung, tekanan darah tinggi, menghirup asap, masalah ginjal, terhirup air, dan sebagainya.

ads

Jika hal ini dibiarkan, maka akan membahayakan kondisi kesehatan paru-paru. Selan itu, dampak berbahaya dari penyebab paru-paru ada airnya serta  dampak penyakit paru-paru basah bagi seseorang  dalam jangka waktu yang lama akan berakibat komplikasi terhadap penyakit paru-paru lainnya. Komplikasi yang disebabkan karena paru-paru berair diantaranya, yaitu penderita akan mengalami gangguan pernapasan, dinding paru-paru bocor, dan sebagainya hingga berakibat kematian mendadak.

Saat paru-paru mengalami masalah seperti paru-paru berair, maka paru-paru akan berusaha keras agar dapat berfungsi secara maksimal. Hanya saja kinerja paru-paru yang mengalami kondisi berair akan lebih sulit untuk bernapas dan pastinya hal itu menyebabkan terjadinya gangguan pernapasan dan gejala awal  sakit pada paru-paru. Gejala paru-paru berair yang dialami biasanya tidak terlihat secara langsung, tetapi hanya bisa dirasakan oleh penderitanya sendiri.

Anda harus waspada dan perlu memeriksa kondisi kesehatan paru-paru Anda secara rutin untuk mengantisipasi gejala paru-paru berair. Sebagai penanganan utama, sebaiknya Anda harus mengetahui tanda-tanda paru-paru berair, diantaranya sebagai berikut.

  1. Sulit untuk bernafas

Tanda-tanda awal paru-paru berair yang pertama adalah kesulitan bernapas. Usaha keras yang dilakukan oleh Anda saat mengalami paru-paru berair dapat membuat Anda merasa kesulitan untuk bernapas. Hal ini terjadi karena keadaan udara yang masuk dan keluar dari dalam paru-paru terperangkap oleh kantung paru-paru yang berair. Penderita akan mengalami napas yang semakin pendek dan sesak napas tiba-tiba. Apabila Anda mengalami gejala ini, sebaiknya Anda mengonsumsi ramuan herbal untuk sesak napas.

  1. Sakit di dada saat menarik napas

Rasa sakit di dada tidak hanya dirasakan oleh penderita penyakit jantung, tetapi dirasakan juga bagi yang menderita gangguan paru-paru, khususnya penyebab pada paru-paru berair dan penyebab paru-paru berlendir. Khususnya saat penderita menarik napas dan batuk. Kondisi tersebut akan menyebabkan ketegangan pada otot.

  1. Sering merasa kebingungan dan mengantuk

Otak manusia membutuhkan 15% – 20% oksigen didalam tubuh untuk bisa bekerja dengan baik. Saat kondisi paru-paru berair, maka aliran oksigen menuju otak jadi terhambat dan kadar karbondioksida semakin meningkat. Hal ini membuat seseorang jadi kebingungan serta sering mengantuk.

  1. Sering batuk

Sering batuk yang disertai dahak di tenggorokan juga termasuk ke dalam gejala paru-paru berair. Bahkan jika penderita mengalami batuk hingga berdarah dan disertai demam. Hal ini menandakan bahwa batuk yang dialami penderita sudah berada pada kondisi paru-paru yang parah dan harus segera diatasi. Terlebih jika dialami oleh penderita yang merokok.

Sponsors Link

  1. Demam

Demam yang disertai dengan batuk-batuk dalam jangka waktu lama perlu diwaspadai. Suhu tubuh bisa saja mendadak tinggi ketika penderita mengalami kelelahan saat beraktivitas. Jika Anda mengalami tanda berikut ini, segera atasi dengan cara memeriksakannya ke dokter spesialis paru untuk memastikan kondisi paru-paru Anda dalam kondisi baik atau tidak. Jika tidak, maka demam yang Anda rasakan bukanlah demam biasa melainkan gejala dari paru-paru berair.

  1. Kekurangan energi/mudah lelah

Saat melakukan aktivitas fisik yang berat, tubuh penderita akan mengalami kelelahan karena tubuh membutuhkan asupan oksigen yang cukup agar bisa melakukan aktivitas dengan baik. Jika kondisi paru-parunya berair, maka akan menyebabkan oksigen tidak mengalir ke seluruh tubuh tidak dapat mengalir ke seluruh tubuh dengan baik sehingga tubuh kekurangan oksigen dan akan terasa mudah lelah. Bagi Anda yang mengalami paru-paru berair, rentan melakukan aktivitas yang berat.

  1. Perubahan warna kulit

Paru-paru yang bermasalah juga dapat dilihat dari keadaan perubahan warna kulit, khususnya saat kondisi paru-paru berair. Jika biasanya kulit berwarna putih kemerahan atau pada umumnya berwarna sawo matang, maka kondisi oksigen yang mengalir dalam tubuh sudah cukup. Namun jika daerah bibir, kulit tangan dan kaki berwarna biru keabu-abuan, maka dapat diartikan bahwa terjadi gangguan pada paru-paru karena oksigen yang masuk ke tubuh dalam keadaan berkurang.

  1. Berat badan menurun

Berkurangnya napsu makan yang diikuti dengan berat badan semakin menurun, merupakan bagian dari tanda-tanda awal paru-paru berair. Hal ini akan membuat penderita paru-paru basah atau pneumonia ini akan merasa malas dan juga mudah lelah. Faktor berat badan menurun juga berkaitan dengan penyebab kurangnya energi dalam tubuh.

ads

  1. Keringat dingin yang sering muncul pada telapak tangan dan kaki

Kondisi tangan dan kaki yang sering mengeluarkan keringat secara belebih disebut dengan hiperhidrosis. Kondisi ini dapat dikatakan sebagai tanda-tanda awal paru-paru berair apabila terjadi bersamaan dengan gejala lainnya, seperti batuk berdahak yang disertai demam. Apabila hanya keringat dingin saja tanpa disertai tanda-tanda lainnya, hal ini tidak dapat dikatakan sebagai gejala paru-paru berair.

  1. Mengi

Mengi merupakan tanda-tanda awal paru-paru berair berikutnya yang terjadi karena udara tidak mengalir dengan baik. Hal ini disebabkan oleh kantong udara yang terisi oleh air dan akhirnya menjadi penyebab dada sesak. Mengi biasanya berupa sensasi bunyi yang terjadi ketika menarik nafas.

Tanda-tanda paru-paru berair memang tidak terlalu terlihat tetapi bisa dirasakan oleh penderitanya. Apabila Anda mengalami beberapa tanda diantaranya, Anda harus segera memeriksakan kondisi kesehatan paru-paru Anda agar tidak semakin buruk keadaannya. Bagi Anda yang mengalami gejala paru-paru berair dapat segera diatasi dengan beberapa cara yang mudah dan aman, diantaranya sebagai berikut.

  • Terapi Uap Panas

Terapi uap untuk sesak napas menjadi cara mudah untuk membersihkan cairan dari paru-paru. Isi mangkuk besar tahan panas dengan air mendidih dan tambahkan kantong teh aromatik seperti chamomle, peppermint dan lainnya. Tutupi kepala anda dengan handuk kering tepat diatas mangkuk sambil menghirup uap panas yang dihasilkan. Lakukan cara ini setiap hari setidaknya 2 kali sehari untuk hasil terbaik yang sekaligus juga menjadi pertolongan pertama sesak nafas paling mudah untuk dilakukan.

  • Terapi Batuk

Terapi batuk dapat membantu  mengeluarkan cairan dan lendir dari mucus dalam paru-paru. Saat melakukan terapi ini sebaiknya dilakukan dengan benar sehingga tidak menimbulkan dampak burung untuk dinding paru-paru. Adapun cara melakukan terapi batuk tersebut, yaitu duduk dengan posisi yang tegak lalu secara perlahan tarik nafas dalam dalam dan tahan selama 3 detik. Setelah itu, hembuskan nafas bersama dengan batuk yang keras dan sekuat tenaga. Ulangi cara ini sebanyak 3 kali lalu istirahat selama 4 menit dan ulangi kembali.

  • Minyak Biji Rami

Minyak biji rami adalah sumber asam lemak esensial yang sangat baik untuk memperbaiki sirkulasi darah sekaligus meremajakan kulit yang terluka dan radang akibat penumpukan cairan dalam paru-paru sekaligus menyerap oksigen lebih banyak dan juga menjadi obat tradisional sesa. Konsumsi 8 sendok makan minyak dengan secangkir keju cottage organik yang juga mempromosikan detoksifikasi.

  • Drainase Postural

Drainase postural dilakukan dengan cara gravitasi untuk mengalirkan lendir dari paru-paru bisa dilakukan untuk mengatasi cairan dalam paru-paru. Cara ini harus dilakukan oleh terapis pernapasan atau dokter spesialis dan juga bisa dipelajari sehingga bisa dipraktekan sendiri di rumah. Awali metode ini dengan berbaring telentang lalu tahan selama 15 menit. Setelah itu, usahakan untuk batuk yang keras sambil tepuk tangan di depan dada sebagai mobilisasi lendir. Tekanan yang dilakukan pada saat batuk harus kuat namun jangan sampai menimbulkan rasa sakit.

  • Jahe dan Akar Teratai

Manfaat jahe untuk paru-paru dan akar teratai sangat baik untuk mengeluarkan cairan serta lendir dari saluran pernapasan. Cara ini dilakukan dengan melarutkan lendir yang pekat dan tebal sekaligus mengurangi sekresi abnormal dahak dalam paru-paru.

Itulah 10 tanda-tanda awal paru-paru berair yang perlu Anda ketahui beserta cara mengatasinya. Apabila cara mengatasi paru-paru berair tersebut tidak berpengaruh terhadap kondisi paru-paru Anda, segeralah berobat dan konsultasikan kepada dokter spesialis agar tidak memperburuk keadaan paru-paru Anda. Semoga bermanfaat.

, , , ,