Sponsors Link

10 Terapi Legionnaires yang Bagus Dicoba Sebelum Parah

Sponsors Link

Penyakit infeksi paru paru legionaires harus segera diatasi secepat mungkin. Jika tidak, paru paru bisa rusak dan pasien penderitanya bisa mengalami gagal nafas. Kalau sampai nafas tidak berfungsi maksimal karena anda terlambat melakukan pengobatan, peluang hidup anda menjadi sangat kecil.

ads

Pengobatan legionnaires bisa dilakukan dengan metode terapi yang bebas biaya rontgen paru paru. Tetapi, anda harus hati hati ketika mempraktekkannya. Karena jika salah pengobatan, penyakit bisa semakin parah. Bukan hanya komplikasi yang muncul, paru paru anda juga bisa kehilangan fungsinya.

Nah, maka dari itu, pada artikel berikut ini, kami akan menjelaskan tentang berbagai macam terapi legionnaires atau radang saluran pernafasan yang bisa dicoba untuk mencegah cara penularan penyakit paru paru. Jika anda melakukannya dengan benar dan kontinue, gejala legionnaires perlahan lahan bisa teratasi.

  1. Fisio Terapi

Terapi fisioterapi atau terapi gerak bisa digunakan sebagai sarana atau cara pengobatan penyakit legionnaires yang dipadu dengan makanan pencegah tbc. Bentuk terapi gerak yang digunakan adalah metode perkusi yaitu mengetuk dada dengan tangan secara lembut dan ajeg. Biasanya ketukan ini mengikuti irama yang dilakukan secara tetap dengan duraasi durasi tertentu.

  1. Terapi Antibiotik

Terapi antibiotik diberikan kepada pasien legionnaires ringan. Fungsi antibiotik ini adalah meningkatkan perlindungan paru paru terhadap serangan virus legionella. Sehingga, dengan antibiotik ini, penyebaran infeksi bisa dihentikan sebelum komplikasi menyerang. Biasanya, jenis antibiotik yang diberikan adalah ampisilin dan entromisin dengan dosis normal.

  1. Terapi Bronkodilator

Bronkodilator merupakan senyawa yang bermanfaat untuk melebarkan rongga pernafasan. Dengan senyawa ini diharapkan sirkulasi oksigen menjadi lebih lancar dan bebas hambatan.

Sesungguhnya, senyawa ini bisa tumbuh secara alami di dalam tubuh. Tetapi, ketika kondisi imun sedang menurun, maka produksinya menjadi sangat minim sehingga tidak bisa dijadikan sebagai pencegahan penyakit paru paru. Maka dari itu, senyawa bronkodilator bisa dipasok dari luar tubuh dengan cara pasien mengkonsumsi obat obatan tertentu yang dalam kandungannya terdapat senyawa bronkodilator.

  1. Reseksi

Reseksi adalah tindakan pengangkatan sebagian organ tubuh yang rusak. Biasanya reseksi digunakan untuk penyakit legionnaires yang teramat parah. Tujuannya supaya kerusakan organ tidak merambat ke organ lain atau untuk mencegah terjadinya komplikasi.

  1. Kemoterapi

Cara mengobati legionnaires dengan terapi  yang kelima adalah kemoterapi. Terapi ini bisa diterapkan terhadap gangguan peradangan paru paru apabila inflamasi yang terjadi berkaitan dengan kanker atau tumor.

Kemoterapi merupakan terapi yang cukup populer di kalangan medis. Selain ampuh mengatasi kanker, terapi yang cukup mahal ini juga bisa mencegah terjadinya komplikasi penyakit.

Sponsors Link

  1. Terapi Herbal

Terapi yang bagus digunakan pada penyakit legionnaires adalah terapi herbal. Terapi ini berupa pemberian obat obatan tertentu kepada pasien. Tetapi obat yang diberikan bukan obat berbahan kimia melainkan obat yang diracik dari tanaman tanaman alami.

Terapi ini lebih aman dibandingkan pemakaian obat kimiawi. Karena obat kimiawi biasanya memiliki efek samping yang terkadang efek sampingnya lebih berbahaya dibandingkan penyakit yang bakal diatasi.

  1. Terapi Vaksin

Terapi legionnaires yang selanjutnya adalah diberikan terapi vaksin. Ketika pasien terbukti positif mengalami gejala awal sakit paru paru legionnaires, maka lihat dulu status penyakit yang dideritanya. Jika masih stadium ringan, terapi vaksin bisa digunakan untuk mencegah penyakit bertambah kronis.

Fungsi dari vaksin ini adalah untuk membunuh virus legionella dan menghentikan perkembangbiakannya. Yang diharapkan dari metabolisme ini adalah, saluran nafas kembali normal dan sel paru paru menjadi terevitalisasi dengan baik.

Terapi vaksin tidak bisa diterapkan pada pasien legionnaires kronis. Karena satu satunya solusi untuk legionnaires stadium ini adalah dilakukan pembedahan atau yang semacamnya.

  1. Terapi Penambahan Oksigen

Jika oksigen di dalam darah berkurang akibat sulitnya pasien untuk bernafas, maka penatalaksanaan dengan cara membersihkan paru paru dari debu atau dengan terapi penambahan oksigen harus dilakukan secepatnya. Karena jika terlambat sedikit saja, paru paru bisa mengalami kerusakan bahkan bisa mati total.

Sponsors Link

Biasanya penambahan ini melalui sungkup mulut atau melalui arteri dengan menggunakan jarum infus. Tergantung kondisi pasien ketika sedang dirawat.

Terapi penambahan oksigen ini amat jarang dilakukan. Biasanya terapi dipraktekkan kepada pasien legionnaires dengan status mengkhawatirkan dan penatalaksanaannya dipadukan dengan jus yang baik untuk paru paru. Inilah alasan mengapa terapi penambahan oksigen termasuk satu prilaku medis untuk mengatasi kegawatan kondisi pasien.

  1. Terapi Obat Kimiawi

Terapi obat kimiawi terkadang masih menjadi rujukan para dokter untuk mengobati legionnaires berat. Obat kimia memang memiliki efek samping, tetapi dalam jangka pendek, diberikannya obat kimiawi seperti eritromisin sangat berguna untuk meningkatkan kekuatan organ yang sudah sedemikian lemah. Tetapi untuk pemakaian jangka panjang, obat kimia masih belum layak untuk digunakan.

  1. Terapi Hidup Sehat

Terapi legionnaires dan cara mencegah tbc yang terakhir adalah terapi hidup sehat. Terapi hidup sehat adalah terapi yang tidak hanya dilakukan ketika sedang sakit saja, saat sehat pun anda wajib melakukannya. Salah satu terapi hidup sehat yang bisa mengobati legionnaires adalah bernafas dengan pelan selama 5 menit, hindari merokok dan menjauhi makanan penyebab sesak napas, serta rajin berolahraga ringan setiap pagi.

Itulah 10 terapi untuk mengobati legionnaires yang bisa anda lakukan sebelum penyakit radang saluran pernafasan yang anda derita bertambah parah.

, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan